Gempa Banten
Gempa 7,4 SR Guncang Banten: Perilaku Aneh Hewan Ini Rupanya Jadi Pertanda
Orang-orang cenderung melihat perilaku aneh pada hewan setelah gempa terjadi. Memori selektif juga tampaknya bermain ketika laporan tsunami diperiksa
Gempa 7,4 SR Guncang Banten: Perilaku Aneh Hewan Ini Rupanya Jadi Pertanda
SERAMBINEWS.COM – Indonesia kembali dilanda musibah gempa. Yang terbaru adalah gempa yang terjadi di Banten Jumat (2/8/2019) sekitar pukul 19:00 WIB, berkekuatan 7,4 skala richter di Barat Daya Banten yang berpotensi tsunami.
BMKG menyebutkan kedalaman gempa yang terjadi di 7.54 LS,104.58 BT tersebut mencapai 10 km.
Getaran yang ditimbulkan oleh gempa ini sendiri dirasakan oleh warga Jakarta dan Bandung.
Rasa panik tersebut dipastikan muncul, karena gempa tersebut datang secara tiba-tiba tanpa bisa diprediksi.
Tapi, konon hal serupa tidak terjadi pada hewan. Sebab beberapa hewan dianggap mampu memprediksi datangnya gempa.
Benarkah hewan bisa memprediksi kedatangan gempa?
Banyak cerita yang tersebar hampir di seluruh budaya bahwa beberapa jam sebelum gempa, semua binatang bertingkah laku gelisah.
Anjing melolong tanpa alasan, kuda melompat-lompat tinggi, ikan berenang berputar-putar.
Baca: 4 Fakta Kasus Siswi SMP Melahirkan Bayi di Luar Nikah, Keluarga Pria Tak Mengakui dan Minta Tes DNA
Baca: VIRAL - Pesan Berantai Sebut Patahan Sunda Capai Titik Kritis dan Potensi Gempa 9 SR, Ini Faktanya
Baca: Sempat Tak Beri Restu, Ayah Cut Meyriska Ungkap Alasan Bolehkan Sang Putri Dinikahi Roger Danuarta
Cerita hewan berperilaku tak menentu sebelum gempa bumi telah beredar selama ribuan tahun.
Salah satu contoh penting adalah evakuasi di Haicheng, China, pada 1975.
Saat itu, evakuasi murni didasarkan pada laporan adanya perilaku aneh para hewan.
Suatu tindakan yang diyakini telah menyelamatkan ribuan nyawa dari gempa berkekuatan 7,3 SR yang datang tidak lama kemudian.
Saat gempa yang terjadi Samudra Hindia, yang selanjutnya menimbulkan tsunami di Aceh dan beberapa negara Asia lainnya, banyak laporan yang menyatakan banyak hewan melarikan diri ke pedalaman beberapa saat sebelum gelombang tsunami menyapu daratan.
Laporan-laporan yang meluas tersebut memicu para peneliti dari University of California untuk mempelajari kemungkinan hewan sebagai prediktor gempa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/hewan-prediksi-gempa.jpg)