Breaking News:

150 Pasutri di Galus Nikah Gratis, Pasangan Tertua Berumur Lebih Setengah Abad

Isbat nikah gratis dikhususkan bagi warga korban konflik dan masyarakat yang tidak mampu (miskin) dengan rentang waktu yang sudah ditentukan.

Penulis: Rasidan | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ RASIDAN
Bupati Galus, M Amru menyerahkan secara simbolis buku (akte) nikah kepada pasangan suami istri (Pasutri) yang dinikahkan secara gratis di Balai Musara Blangkejeren, Selasa (6/8/2019). SERAMBINEWS.COM/ RASIDAN 

Isbat nikah gratis dikhususkan bagi warga korban konflik dan masyarakat yang tidak mampu (miskin) dengan rentang waktu yang sudah ditentukan.

*Laporan: Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN- Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh bekerjasama dengan DSI Gayo Lues (Galus) menikahkan sebanyak 150 pasangan suami istri (Pasutri) di kabupaten tersebut.

Kegiatan  isbat nikah itu dipusatkan di Balai Musara Blangkejeren, Selasa (6/8/2019).

Baca: Gagal Penuhi Janji Kampanye, Wali Kota di Meksiko Didandani Seperti Perempuan dan Diarak

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, salah satu pasangan suami istri yang dinikahkan secara gratis melalui isbat nikah tersebut yakn, pasangan Yakup bin Ahmad (59) tahun atau lahir tanggal 1 Juli 1960 dengan pasangannya Khatijah (54) warga Peparik, Kecamatan Blangjerango.

Kepala DSI Aceh melalui Kepala Bidang Hukum, Husni  kepada Serambinews.com, Selasa (6/8/2019) mengatakan, isbat nikah gratis dikhususkan bagi warga korban konflik  dan masyarakat yang tidak mampu (miskin) dengan rentang waktu yang sudah ditentukan.

Melalui isbat nikah tersebut, pasangan suami istri dan anak-anaknya dapat tercatat secara sah dalam undang-undang.

Baca: 4.000-an Pasutri di Gayo Lues Terkesan Masih Bodong, Penyebabnya Terungkap

Lanjutnya, selain itu dengan isbat nikah, pasangan tersebut langsung memiliki buku nikah (akte nikah), isbat nikah juga bertujuan untuk melindungi para kaum perempuan pada umumnya dan anak-anak dari pasangan suami istri tersebut.

"Selain melindungi perempuan atau anak-anak tersebut, juga akan melindungi para lelaki (suami), dengan adanya akte nikah itu agar semua haknya seorang suami dan istri terlindungi dan diberikan oleh negara seperti hak nafkah dan hak terhadap harta goni gini kepada seorang istri dari suaminya,"demikian Husni. (*)

Baca: Tiga Lokasi Ilalang di Banda Aceh Terbakar, Pemicunya Terungkap

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved