Breaking News:

Berita Langsa

Tim Gabungan Sisir Perairan Langsa, Laporannya Banyak Penggunaan Trawl, Begini Hasilnya

"Kita juga mengimbau nelayan daerah Langsa dan sekitarnya agar tidak menggunakan pukat harimau saat menangkap ikan di laut..."

For serambinews.com
Petugas memeriksa salah satu kapal nelayan di laut saat melakujan operasi penertiban pukat harimau (trawl) di perairan Langsa dan sekitarnya Senin dan Selasa (5-6 Agustus 2019). DOK/SATPOLAIR POLRES LANGSA 

"Kita juga mengimbau nelayan daerah Langsa dan sekitarnya agar tidak menggunakan pukat harimau saat menangkap ikan di laut..."

Tim Gabungan Sisir Perairan Langsa, Laporannya Banyak Penggunaan Trawl, Begini Hasilnya

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Langsa bersama petugas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Aceh, Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) Langsa, menyisir perairan Langsa, Manyak Payed hingga Peureulak.

Sasarannya untuk menertibkan nelayan pengguna pukat harimau atau trawl.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, melalui Kasatpolair, Iptu Hasrul Irfandi, kepada Serambinews.com, Selasa (6/8/2019), mengatakan operasi gabungan ini dilakukan sejak Senin (5/8/2019) pukul 16.30 WIB hingga Selasa (6/8/2019) sekitar pukul 04.00 WIB.

Operasi ini melibatkan belasan petugas dari Satpolair Polres setempat, PSDKP Aceh, dan DPPKP Kota Langsa, dengan menggunakan kapal Patroli Satpolair Polres Langsa dan satu boat bantu.

Operasi ini karena  adanya laporan masyarakat tentang aktivitas penangkapan ikan menggunakan pukat harimau di  perairan Langsa dan sekitarnya.

"Saat kita melakukan patroli selama 12 jam lebih berada di laut, belum ditemukan adanya kapal nelayan yang menggunakan trawl untuk menangkap ikan," kata Kasatpolair.

Baca: 150 Pasutri di Galus Nikah Gratis, Pasangan Tertua Berumur Lebih Setengah Abad

Baca: Heboh! Sekelompok Lelaki dan Wanita Berjilbab Gelar Ritual Aneh di Lokasi Tapak Tuantapa

Baca: Kebakaran di Pegunungan Aceh Besar Sulit Dipadamkan, Petugas Jalan Kaki 2 Jam ke Lokasi

Iptu Irfandi menambahkan, saat dilakukan operasi itu semua kapal atau boat nelayan yang dilakukan pemeriksan di laut, semuanya menggunakan alat tangkap ikan jenis pukat langga.

Halaman
12
Penulis: Zubir
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved