Breaking News:

Berita Abdya

Polisi Tembak Seorang Pengedar Narkoba, Sita 55 Gram Sabu-sabu dan Uang Rp 850 Ribu

Polres Abdya menangkap dua laki-laki tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Polisi mengamakan 55,05 gram sabu-sabu.

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Kapolres Abdya AKBP Moh Basori SIK, didampingi Kasat Resnarkoba, Ipda Madian Siregar, menghadirkan dua tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Er (47) dan Rb (24) dalam pertemuan dengan wartawan di Aula Mapolres setempat, Senin (5/8/2019). Dua tersangka ditangkap di dua lokasi dan berhasil disita barang bukti sabu seberat 55,05 gram. 

Polisi Tembak Seorang Pengedar Narkoba, Sita 55 Gram Sabu-sabu dan Uang Rp 850 Ribu

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Petugas Satresnarkoba Polres Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menangkap dua laki-laki tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu di dua lokasi terpisah.

Keduanya adalah Er bin R (47), warga Pasar Kota Bahagia, Kecamatan Kuala Batee, Abdya, dan Rb bin D (24), warga Desa Kuta Trieng, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan.

Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK, didampingi Kasat Resnarkoba Ipda Mahdian Siregar kepada wartawan di Aula Mapolres setempat, Senin (5/8/2019) menjelaskan, Er bin R, ditangkap Sabtu, 3 Agustus, pukul 07.30 WIB.

Ia ditangkap di kebun sawit milik warga di Desa Kuala Teureubue, Kuala Batee.

Sedangkan tersangka Rb bin D ditangkap Jumat, 2 Agustus, pukul 20.00 WIB di Desa Meurandeh, Kecamatan Lembah Sabil, Abdya.

Dari dua tersangka polisi berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu jumlah seluruhnya seberat 55,05 gram.

Baca: Oknum Perawat di Puskesmas Digerebek Polisi saat Pakai Sabu-sabu, Juga Ditemukan Biji-biji Ganja

Baca: PN Idi Vonis Bebas 9 Oknum Polisi yang Jual BB Sabu-sabu

Baca: Pulang dari Malaysia, TKI Asal Aceh Sembunyikan Sabu-sabu di Bungkusan Susu

Jumlah tersebut diakui Kapolres, jumlah sabu terbesar yang ditangkap selama tahun 2019.

Dirincikan, dari tersangka Er disita barang bukti sabu 54,64 gram, satu unit timbangan digital, satu Hp lipat merek Samsung dan uang senilai Rp 850.000.

Sedangkan dari tersangka R diamankan barang bukti sabu 0,41 gram dan satu Hp merek Xiaomi.

Kapolres Abdya AKBP Moh Basori menjelaskan, penangkapan Er berawal dari kejadian sebelumnya, yaitu 15 Juni, Kasat Resnarkoba bersama anggota melakukan penggeledahan terhadap rumah milik Er di Desa Pasar Kota Bahagia, Kecamatan Kuala Batee, sekira pukul 11.00 WIB, ditemukan tiga bungkus plastik bening isi sabu seberat 0,64 gram.

Penggeledahan disaksikan aparatur desa setempat, petugas juga menemukan satu unit timbangan digital warna hitam.

Namun, dalam penggelahan rumah tersebut, Er berhasil melarikan diri.

Lalu, polisi melakukan penyelidikan keberadaan target operasi. Berdasarkan informasi masyarakat Jumat, 2 Agustus bahwa Er berada di areal kebun sawit milik warga di Desa Kuala Teureubue.

Lalu, Tim Sat Resnarkoba Polres Abdya melakukan pengintaian keberadaan Er pada Sabtu, 3 Agustus, sekira pukul 7.30 WIB, ternyata benar Er berada di lokasi tersebut.

Ditembak

Kapolres AKBP Moh Basori, didampingi Kasat Resnarkoba Ipda Mahdian Siregar menjelaskan, ketika dilakukan penangkapan Er melarikan diri sehingga petugas harus melepas tembakan secara terukur.

“Pelaku terpaksa ditembak pada kaki sebelah kanan karena ketika hendak ditangkap, Er  melarikan diri,” kata Kapolres. Luka tembak pada kaki kanan pelaku sudah mendapat penanganan medis.

Dari Er diamankan barang bukti sabu sebanyak 10 bungkus ukuran besar dan kecil dengan berat 54 gram.

Sehingga total barang bukti sabu yang berhasil diamankan sebagai barang bukti dari pelaku Er mencapai 54,64 gram, karena dalam penggeledahan rumah pelaku pada 15 Juni lalu, disita sabu 0,64 gram.

BACA JUGA BERITA POPULER

Baca: Nasib Gadis 15 Tahun Dihamili Ayah Asuh, Dipaksa Berhubungan Intim, Korban Meninggal Bersama Janin

Baca: Banyak Prajurit Gugur di Papua, Ternyata Oknum TNI Jual Amunisi ke OPM dan Bertugas di Kodim Mimika

Baca: Anak Ini Nekat Jadi Supir Truk Gadis Pulsa, Hidup Sebatang Kara, Kaget Saat Dihentikan Polisi

Tersangka Er dijerat Pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar rupiah dan paling banyak Rp 10 miliar rupiah.

Dalam Kotak Rokok

Sementara penangkapan tersangka lainnya terhadap penyalahgunaan narkotika, yaitu  Rb bin D (24), warga Desa Kuta Trieng, Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan. Tersangka ditangkap Sat Resnarkoba Polres Abdya di  di Desa Meurandeh, Kecamatan Lembah Sabil.

Kronologis penangkapan dijelaskan Kapolres AKBP Moh Basori, pada hari Jumat, 2 Agustus sekira pukul 20.00 WIB Tim Sat Resnarkoba mendapat informasi kalau Rb yang dicari berada di Desa Meurandeh, Lembah Sabil.

Setelah pelaku terlihat, petugas memanggil, tapi saat itu Rb membuang bungkusan dari sakunya.

Secepatnya polisi mengamankan Rb dan dilakukan penggeledahan badan, kemudian ditemukan barang bukti satu bungkus sabu disimpan dalam kotak rokok U-mild.

Lalu, petugas mendapat barang bukti sabu dari bungkusan yang dibuang sebelumnya sehingga barang bukti sabu yang disita dari tersangka Rb sebayak 2 bungkus dengan berat 0,41 gram.

Tersangka Rb dikenakan Pasal 112 ayat (1) sub pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun serta denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah, dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved