Sabtu, 13 Juni 2026

Berita Aceh Timur

Ayah Siswi Sakit Perut karena tak Ada Beras Menangis Saat Terima Bantuan

"Padahal semiskin apapun kami, saya tetap berusaha keras untuk menghidupi anak-anak," kata ayah Putri.

Tayang:
Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
Serambi
Dinas Pendidikan Aceh Timur diwakili seorang kepala sekolah Suharto menyerahkan bantuan beras kepada Suparno, keluarga kurang mampu di Gampong Tualang, Kecamatan Peureulak Aceh Timur. FOTO SERAMBI/SENI HENDRI 

Petugas PKH, datang ke rumah untuk konfirmasi apakah bantuan PKH tahap lll 2019 sudah ditarik.

"Saya bilang sudah saya tarik tanggal 10 Juli 2019 sebesar Rp 1,2 juta. Sudah saya pergunakan untuk keperluan anak sekolah," ucap Mariani.

Mariani juga membenarkan anaknya sakit perut karena memang yang bersangkutan memiliki riwayat sakit lambung.

"Kebetulan pada hari itu juga Putri pergi sekolah tidak ada sarapan dan tidak memiliki jajan. Soalnya hari itu, kami juga tidak memiliki uang," ungkap Mariani.

Mariani menambahkan pada Rabu kemarin, ayahnya Putri juga sudah pergi kerja sebagai buruh bangunan di Gampong Pasir Putih.

Sehari sebelumnya ayah Putri baru pulang kerja sebagai buruh bangunan di Banda Aceh. Tapi gajinya belum dibayar.

"Jadi kami sedang menunggu kiriman dari kepala tukang ayahnya di Banda Aceh," cerita Mariani.

Mariani mengatakan, sejak 25 tahun lalu menikah dengan suaminya Suparno hingga kini memiliki tujuh anak, selama ini memang sudah menjadi kebiasaan keluarganya tidak sarapan nasi.

"Jadi kami setiap pagi itu hanya sarapan kue dan minum teh. Ini sudah menjadi kebiasaan. Kalau ada duit ke-4 anak kami yang masih sekolah tetap kami berikan uang jajan, hanya saja Rabu kemarin sedang kosong," tambah Mariani yang berasal dari Saree, Aceh Besar ini.

Mariani mengakui baru sehari setelah viralnya pemberitaan itu, sejumlah pihak turun menyalurkan sembako ke rumahnya, seperti dari petugas PKH, Anggota DPRA Iskandar Usman Alfarlaky, Anggota DPD RI, H Sudirman, dan Dinas Pendidikan Aceh Timur yang menyalurkan beras dan Indomie.

"Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami. Semoga rezekinya semakin berlimpah," ungkap Mariani.

Selain menerima bantuan PKH, ungkap Mariani, pihaknya juga menerima bantuan beras miskin, dan tahun 2019 ini mendapat bantuan rumah rehab dari Gampong Tualang, Kecamatan Peureulak Aceh Timur.

Mariani juga memohon maaf kepada semua pihak jika dengan viralnya berita Putri ada pihak-pihak yang kurang nyaman.

"Kami memang keluarga kurang mampu yang hidup apa adanya, dan serba kekurangan. Namun suami saya tetap bekerja keras mencari rezeki untuk menghidupi keluarga kami," ungkap Mariani, yang sehari-hari bekerja menjual gorengan.

Sebelumnya, ungkap Mariani, jika di rumah tak ada uang dan bekal apapun, mereka selalu minta bantuan kepada kepala dusun gampong setempat.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved