Berita Aceh Timur
Ayah Siswi Sakit Perut karena tak Ada Beras Menangis Saat Terima Bantuan
"Padahal semiskin apapun kami, saya tetap berusaha keras untuk menghidupi anak-anak," kata ayah Putri.
Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
"Padahal semiskin apapun kami, saya tetap berusaha keras untuk menghidupi anak-anak," kata ayah Putri.
Ayah Siswi Sakit Perut karena tak Ada Beras
Menangis Saat Terima Bantuan
Laporan Seni Hendri | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Setelah viralnya di media sosial dan pemberitaan bahwa Putri Dewi Nilaratih (14), siswi SLTP 4 Peureulak, Aceh Timur, sakit perut di sekolah karena tak sarapan pagi lantaran tak ada beras, Rabu (7/8/2019), hari ini berbagai pihak datang ke rumah gadis ini untuk menyerahkan bantuan sembako.
Salah satunya dari Dinas Pendidikan Aceh Timur yang diserahkan Suharto, seorang kepala sekolah mewakili Kepala Dinas Pendidikan setempat yang datang ke rumah Putri di Dusun Tualang Masjid, Gampong Tualang, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur.
Ayah Putri bernama Suparno menangis terharu saat menerima bantuan berupa beras dan Indomie itu.
Saat menerima bantuan ini, Suparno didampingi istrinya Mariani dan Putri.
"Terimakasih atas bantuannya pak," ucap Suparno sambil mengusap air mata.
Suparno mengaku terharu dengan pemberitaan tentang anaknya yang mengeluh sakit perut di sekolah akibat tak sarapan lantaran tak ada beras di rumah.
"Padahal semiskin apapun kami, saya tetap berusaha keras untuk menghidupi anak-anak," kata ayah Putri.
Baca: Lebaran Idul Adha, Penerbangan Ditunda Sementara Mulai Pukul 07.25- 11.00 WIB
Baca: Bensin dan Pertalite Kosong di Gayo Lues, di Pengecer Malah Melimpah
Baca: 100 Warga Aceh Selatan Terima Bantuan Masing-masing Rp 17,5 Juta dari Kementerian PUPR
Kemudian, kepada Serambinews.com, ibunda Putri bernama Mariani menceritakan fakta sebenarnya tentang hal ini.
Mariani membenarkan anaknya itu, kemarin Rabu (7/8/2019), pulang sekolah lebih cepat dibanding biasanya karena sakit perut di sekolah.
Namun, ketika itu, Mariani mengaku dirinya tak di rumah karena sedang cari daun pisang untuk persiapan membungkus lontong pada meugang Idul Adha yang tinggal beberapa hari lagi.
"Saya pulang ke rumah pukul 17.00 WIB, jadi tidak tahu cerita kalau Putri sudah viral di medsos. Saya tahu ketika petugas PKH datang ke rumah," cerita Mariani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bantuan-untuk-siswa-tak-ada-beras.jpg)