INFO SINGKIL

Deputi IV Kemenko Maritim Beberkan Langkah Menggaet Wisatawan Berkunjung ke Aceh Singkil

Menurut Safri Burhanudin jika ingin menonjolkan pariwisata langkah pertama jaga kebersihan dan kenyamanan.

Deputi IV Kemenko Maritim Beberkan Langkah Menggaet Wisatawan Berkunjung ke Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Deputi IV Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Kebudayaan Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Maritim, Safri Burhanudin, saat melakukan pertemuan dengan Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid dan pejabat lain, Senin (12/8/2019) malam di Pulau Banyak. 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Deputi IV Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Kebudayaan Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Maritim, Safri Burhanudin, beberkan langkah menggaet pariwisata berkunjung Kabupaten Aceh Singkil.

Hal itu disampaikan Safri saat melakukan pertemuan dengan Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, Wakil Bupati Sazali, Sekda Azmi serta pejabat lain dan perwakilan masyarakat Pulau Banyak, Senin (12/8/2019) malam, di Pulau Balai.

Menurut Safri Burhanudin jika ingin menonjolkan pariwisata langkah pertama jaga kebersihan dan kenyamanan.

Terutama tempat kedatangan tamu, penginapan serta destinasi wisata tujuan.

Kemudian akomodasi nyaman tidak harus mewah.

Lalu buat penawaran paket wisata yang rutin dan pemandu wisata harus profesional bukan sekedar penunjuk jalan.

Berita terkait

Baca: Diduga Punya Potensi Besar, Perusahaan Migas Singapura Cari Sumber Minyak di Singkil dan Meulaboh

Baca: Objek Wisata Pulau Panjang Singkil Porakporanda Dihantam Angin Kencang

Baca: Ini Nama-nama 25 Anggota DPRK Aceh Singkil Hasil Pemilu 2019, Golkar Kuasai Kursi Terbanyak

"Pemandu harus mampu menjelaskan detil, makanya perlu pelatihan," ujarnya.

Mengenai fasilitas transportasi. Di Aceh Singkil, sebutnya sudah ada bandara dan pelabuhan, tinggal penambahan lagi.

"Keindahan ini pemberian Tuhan, tinggal menjaga serta memasarkannya agar ada nilai tambah," ujar Deputi IV Kemenko Maritim.

Selanjutnya ada mitigasi bencana. Wisatawan sebutnya tahu Indonesia daerah rawan bencana, tapi itu tidak jadi persoalan.

"Hanya saja wistawan harus tahu kalau ada bencana harus kemana," kata Safri. (*)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved