Berita Aceh Selatan

Korban Terseret Gelombang di Samadua Ternyata Warga Asal Palembang

"Di Lokasi kejadian tersebut merupakan daerah yang rawan arus gelombang dan tidak layak untuk dijadikan daerah pemandian..."

Korban Terseret Gelombang di Samadua Ternyata Warga Asal Palembang
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim Gabungan BPBD, SAR, Muspika Samadua beserta masyarakat masih melakukan pemantauan dan penyisiran disepanjang bibir pantai radius lokasi kejadian sampai saat ini belum ada perkembangan, Selasa (13/8/2019) 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Rian (20), yang dilaporkan tenggelam terseret arus gelombang laut di pantai Gunung Cut, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan Selasa (13/8/2019) sekira pukul 17.30. WIB ternyata warga asal Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (sebelumnya tertulis asal Aceh Singkil).

"Informasi terbaru yang kami, Rian (20) buruh harian lepas di gardu induk PLN Gamping Gunung Cut, Samadua ternyata berasal dari Palembang, Propinsi Sumatera Selatan, bukan warga Gampong Pulo Primer Satu, Kecamatan Rimo, Kabupaten Aceh Singkil," kata Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, May Fendri SE.

Demikian juga dengan lokasi tenggelam, kata May Fendri bukan di pantai Gunung Cut melainkan di pantai Gampong Alur Pinang, Kecamatan Samadua.

"Mes tempat kerja korban dan rekannya di PLN Gardu induk Samadua yang beralamat Gampong Gunung Cut, Kecamatan Samadua," jelas May Fendri meluruskan.

Baca: Ketua Partai Golkar Banda Aceh Minta Amri Bersabar dan Terima Putusan MK

Menurut informasi terbaru yang diterima May Fendru, pada pukul 16.30 WIB korban bersama rekannya pergi dari Mes tempat kerja di PLN Gardu induk Samadua yang beralamat di Gampong Gunung Cut, Kecamatan Samadua.

"Dengan tujuan di pantai tersebut korban dan rekannya duduk-duduk santai di tepian pantai tersebut, sekira pukul 17.00 WIB korban bersama-sama rekannya mandi ke laut. Namun sekitar 15 menit kemudian korban ditarik arus laut," ungkap May Fendri.

Kejadian tersebut terlihat oleh rekannya Dio dan dia pun berupaya menolong korban dengan cara menarik tangan korban.

Baca: 4 Kisah Unik Ibadah Haji, Berangkat Pakai Sampan hingga Oleh-oleh Emas

Namun usaha tersebut gagal dan korban hilang terbawa arus, kerena arus semakin kuat kemudian rekan - rekannya berenang ketepian laut untuk minta bantuan.

"Sekira pukul 17.45 tim SAR Kabupaten Aceh Selatam tiba kelokasi kejadian. Bersama BPBD, Anggota Koramil dan Polsek Samadua serta Nelayan, tim SAR langsung melakukan pencarian terhadap korban yang hanyut tersebut," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Taufik Zass
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved