Dana PKH
Penerima Dana PKH Banyak tak Tepat Sasaran, Dinsos Pidie Diminta Evaluasi Data
Dinsos kini telah mengusulkan kembali ke Kemensos terhadap warga yang kaya untuk dihapuskan sebagai penerima PKH.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Penerima dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Indrajaya, Pidie, diduga dominasi orang berkecukupan.
Kondisi ini terjadi ditengarai akibat kesalahan mengimput data.
Sehingga dana PKH yang seharusnya untuk membantu orang miskin justru dinikmati orang kaya.
Saat ini, data Dinas Sosial Pidie mencatat 37.479 warga Pidie menerima PKH, yang merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
"Penerima PKH di Indrajaya, yakni mereka yang telah menunaikan ibadah haji, calon haji, mantan keuchik dan memiliki mobil," sebut Mantan Mukim Bluek Grong-grong, Kecamatan Indrajaya Tgk Muhammad Ali Syam, kepada Serambinews.com, Selasa (13/8/2019).
Sementara itu, sebut Ali Syam, warga yang betul-betul miskin justru tidak menerima dana bantuan pemerintah.
Baca: Hanya Satu Keluarga Korban Kebakaran di Kualasimpang yang Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
Baca: Hanya Satu Keluarga Korban Kebakaran di Kualasimpang yang Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
Baca: Pengunjung Menuju Objek Wisata Diingatkan Untuk Jaga Keselamatan
Seperti Nurlaila tercatat orang miskin yang tidak ada tempat tinggal dan membiayai anak kandungnya yang masih sakit justru tidak menerima dana PKH.
"Saya telah melaporkan kepada Dinas Sosial Pidie, agar turun ke Kecamatan Indrajaya. Tapi, sampai kini Dinsos belum turun. Dinsos Pidie menjanjikan minggu ini sama saya," katanya.
Sekretaris Dinsos Pidie, Muhammad Haris SSTP MSi, kepada Serambinews.com, Selasa (13/8/2019) menjelaskan, Kemensos RI telah mengeluarkan 1.443 warga Pidie sebagai penerima PKH karena dari kalangan orang kaya.
Dinsos kini telah mengusulkan kembali ke Kemensos terhadap warga yang kaya untuk dihapuskan sebagai penerima PKH.
"Nama yang diusulkan itu belum turun dari Kemensos," katanya.
Ia menyebutkan, Dinsos Pidie belum turun ke 23 kecamatan, termasuk Indrajaya karena terbatasnya anggaran untuk melakukan verifikasi terhadap penerima dana PKH.
"Pelan tapi pasti kita akan melakukan verifikasi ulang penerima dana PKH," jelasnya. (*)