Kamis, 9 April 2026

Berita Aceh Barat

Helikopter Bom Air Tinggalkan Aceh, Lanjutkan Misi ke Riau

Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah meninggalkan Aceh, Rabu (14/8/2019) sekira pukul 11.50 WIB.

Penulis: Rizwan | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Tim Basarnas Pos Meulaboh foto bersama dengan kru helikopter BNPB di Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya, Rabu (14/8/2019). 

Helikopter Bom Air Tinggalkan Aceh, Lanjutkan Misi ke Riau

Laporan Rizwan | Meulaboh

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah meninggalkan Aceh, Rabu (14/8/2019) sekira pukul 11.50 WIB.

Selanjutnya heli ini terbang ke Riau.

Helikopter bom air itu telah mengakhiri misi penyiraman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Aceh Barat.

Turut mendampingi pelepasan tim helikopter BNPB adalah Kepala Basarnas Pos Meulaboh di Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya.

Penanggung jawab helikopter BNPB, Toni Ardi ditanyai melalui pesan whatsapp membenarkan bahwa misi penyiraman sudah selesai di Aceh.

"Benar, heli geser dari Aceh ke Riau," kata Toni.

Baca: Dikenal Bermain Keras, Pelatih PSMS Minta Pemain Jaga Emosi saat Lawan Persiraja

Baca: Pemeran Video Mesum 3 Pria dan 1 Wanita Ditangkap Polisi, Sebut Nama Garut dan Beredar via WhatsApp

Baca: Jalankan Putusan MK, KIP akan Dihitung Ulang Suara PNA di 42 TPS di Peureulak Timur

Tim Basarnas Pos Meulaboh, Mahyudi Efendi juga membenarkan helikpoter BNPB sudah take off dari Bandara Cut Nyak Dhien.

Seperti diberitakan, helikopter BNPB misi penyiraman udara terhadap karhutla di Aceh Barat, kini diperintahkan bergeser ke Riau guna melakukan tugas yang sama karena Karhutla di sana juga sangat parah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh, T Ahmad Dedek, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Rabu (14/8/2019).

Menurut Ahmad Dadek, perintah ini disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Danrem 012/Teuku Umar dan Kepala BPBA, Rabu (14/8/2019).

Pasalnya Karhutla di Aceh Barat dinilai sudah selesai.

Sedangkan Riau sudah sangat parah, bahkan hewan dan hutan konservasi di sana juga ikut terbakar.

Baca: Pilot Rusia Bombardir Lokasi Lahan Terbakar  

Baca: Tips Agar Pipi Tirus Cantik Seperti Syahrini, Bisa dengan Gliserin Hingga Lidah Buaya

“Jika masih dibutuhkan nanti di Aceh, dapat digeser dengan cepat dari Riau yang hanya butuh waktu 3 jam perjalanan,” ujar Dadek dalam pesan yang diteruskan kepada Bupati Aceh Barat dan pihak pengelola helikopter BMS.

Helikopter Water Bomming tiba di Banda Aceh pada Kamis pekan lalu dan pada Sabtu terbang ke Aceh Barat melakukan misi penyiraman udara Karhutla Aceh Barat serta mendarat di Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya.

Aceh Barat melalui Keputusan Bupati Nomor 550/2019  tertanggal 5 Agustus hingga 31 Oktober 2019 ditetapkan siaga darurat bencana asap dampak karhutla.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved