Berita Abdya
Begini Kata Pimpinan Grand Leuser Hotel Blangpidie soal Pipa Pembuang yang Bocor
Ia berharap kepada masyarakat bahwa bila terjadi hal seperti itu cukup disampaikan saja kepada pengelola hotel, tidak perlu ke media.
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Mursal Ismail
Diduga, air genangan itu berasal dari rembesan saluran pembuang yang tersumbat dalam kompleks Grand Leuser Hotel.
Amatan Serambinews.com, badan jalan aspal terendam sekitar 20-30 cm sepanjang 6 meter lokasi luar pagar beton belakang hotel.
Warga menduga air tersebut berasal dari saluran pembuangan hotel yang tersumbat.
“Dugaan ini, karena air tersebut keluar dari lubang dari pipa kecil pada pondasi pagar belakang hotel, kemudian limpahan air turun ke merendam permukaan jalan aspal,” kata Bang Yong, salah seorang warga setempat.
Dugaan saluran pembuang tersumbat diperkuat lagi karena ujung pipa buangan di sudut pagar belakang hotel dalam keadaan kering atau tidak berfungsi.
Peristiwa keluar air dari lubang pipa kecil pada peondasi pagar beton belakang Grand Leuser Hotel mulai terjadi sejak lima hari lalu atau sebelum hujan turun selama dua selama dua hari terakhir.
“Sebelum hujan turun, permukaan jalan aspal di lokasi memang sudah tergenang,” kata salah seorang warga sering melintas di jalan tersebut.
Pengendara motor dan mobil mengeluh ketika melintasi jalan yang tergenang air di belakang hotel tersebut.
Diharapkan pengelola hotel mengatasinya kerena selain mengganggu arus lalulintas dan bisa merusak permukaan air di lokasi, selain membuat lokasi menjadi kumuh.
Lintasan tersebut juga merupakan jalur alternatif dari dan ke lokasi Dayah Bustanul Huda di Dusun II menuju Dusun IV atau lokasi kepala jembatan Sungai Krueng Beukah.
Karena mengganggu arus lalulintas, beberapa warga Dusun IV, Gampong Keude Siblah, Senin siang berusaha mengeringkan genangan air di atas permukaan jalan aspal tersebut.
Upaya itu dilakukan warga dengan cara mengorek bahu jalan agar air genangan bisa mengalir bebas ke dalam saluran skunder irigasi yang membentang di sepanjang jalan dari lokasi Dayah Bustanul Huda di Dusun II sampai Dusun IV atau lokasi Kepala Jembatan Sungai Krueng Beukah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/air-tergenang-diduga-dari-saluran-pembuang.jpg)