Hari Damai Aceh
Ini Nama-nama Mahasiswa yang Diperiksa Polisi, Koalisi NGO HAM Kerahkan Tiga Pengacara
Kelima mahasiswa itu Rizki (Presiden UIN), Ikhwanul Fuad (UIN), Lukmannul Hakim (UIN), Zubaili (IAIN Malikusaleh), dan Sabar (Wapres Unimal)
Ini Nama-nama Mahasiswa yang Diperiksa Polisi, Koalisi NGO HAM Kerahkan Tiga Pengacara
Laporan Yocerizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sejumlah mahasiswa hingga pukul 00.00 Jumat dini hari (16/8/2019) dilaporkan masih diperiksa di Polresta Banda Aceh.
Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, menyampaikan, pihaknya telah mengerahkan tiga pengacara untuk mendampingi kelima mahasiswa tersebut.
Kelima mahasiswa yang saat ini masih diperiksa adalah Rizki (Presiden UIN), Ikhwanul Fuad (UIN), Lukmannul Hakim (UIN), Zubaili (IAIN Malikusaleh), dan Sabar (Wapres Unimal).
“Kita sudah kerahkan tiga pengacara untuk mendampingi adik-adik mahasiswa itu,” kata Zulfikar kepada Serambinews.com, Jumat (16/8/2019).
Kelima mahasiswa itu sebelumnya saat menggelar aksi demo di halaman kantor DPRA, Kamis (15/8/2019) siang terlibat bentrok dengan aparat keamanan.
Berusaha Naikkan Bendera Bulan Bintang di DPRA, Lima Mahasiswa Diamankan Polisi
Kronologi 3 Polisi Terbakar Saat Amankan Unjuk Rasa, 11 Mahasiswa Ditangkap
Dipukuli Saat Aksi Demo, Anggota DPRA Azhari Cagee Lapor ke Polda Aceh
Aksi saling dorong hingga ricuh berawal dari keinginan mahasiswa untuk menaikkan bendera Bintang Bulan di tiang yang sudah tersedia di halaman DPRA.
Namun aksi mereka itu akan hadang oleh aparat. Karena suasana semakin tak kondusif, lima mahasiswa diamankan oleh polisi.
Kelima mahasiswa itu langsung dibawa ke Polresta Banda Aceh.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto membenarkan ada lima mahasiswa yang diamankan pihaknya.
Katanya, demo yang dilakukan mahasiswa itu sebenarnya tanpa izin, namun polisi tetap mengawal.
Muzakir Manaf Tunjuk Azhari Cagee Sebagai Juru Bica Komite Peralihan Aceh
Mualem Akan Diperiksa Soal Referendum, Azhari Cagee: Pusat Jangan Lebay
Demo Mahasiswa Tolak PT EMM, Ketua Komisi I Azhari Cagee Kecam Tindakan Polisi
Menjelang Ashar, kata Kapolresta, mahasiswa kembali ke tiang bendera.
"Mereka ingin menurunkan bendera merah putih, dan menaikkan bendera bulan Bintang, lalu dihalau oleh anggota kita sehingga terjadi saling dorong, " ujarnya.
Karena mahasiswa ada yang melempar, maka ikut diamankan beberapa orang diantaranya. Katanya, mahasiswa tersebut masih ditahan 1x24 jam di mapolres.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mahasiswa-paksa-naikkan-bendera-bulan-bintang-di-gedung-dpra.jpg)