Rabu, 20 Mei 2026

Penjual Sayur Dirampok

BREAKING NEWS-Pedagang Sayur Keliling Dirampok Seusai Subuh

Namun, tadi pagi berdasarkan pengakuan Abdurrahman, dirinya diberhentikan seorang pria, dengan alasan pria tersebut handak menjual cabai merah.

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Ansari Hasyim
Shutterstock
ILUSTRASI 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Abdurrahman (55) pedagang sayur keliling asal Desa Biram Rayeuk Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Selasa (20/8/2019), sekira pukul 05.45 WIB dirampok seorang pria di kawasan Lhok Bintang Hu kecamatan setempat.

Akibatnya, uang Rp 7,5 juta berhasil dibawa kabur pelaku.

“Tadi pagi saya pergi ke pasar sayur Pantonlabu Kecamatan Tanah Jambo Aye untuk berbelanja. Tiba-tiba sesampai di pasar sudah heboh terdengar berita Abdurrahman dirampok di kawasan Lhok Bintang Hu oleh seorang pria,” ujar Abdul Rafar warga Desa Samakurok kepada Serambinews.com, Selasa (20/8/2019).

Kemudian kata Rafar, dirinya langsung menemui Abdurrahman di pasar Sayur tersebut untuk menanyakan informasi tersebut setelah mendapat informasi dari warga lain.

Lalu Abdurahman menceritakan kejadian yang dialaminya itu seusai subuh tersebut.

“Abdurahman berangkat dari rumah usai shalat subuh dengan menggunakan becak,” cerita Abdul Rafar mengutip keterangan Abdurrahman.

Baca: Anak Guru Honorer Pidie Jaya Derita Bocor Jantung, Tak Punya Biaya Untuk Berobat ke Jakarta

Baca: Penyidik Kejati Aceh Kantongi Nama Tersangka Kasus Keramba di Sabang

Baca: Presentasi ke Tim Verifikasi, Wali Kota Nazaruddin: Sabang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Aceh 2021

Selama ini kata Rafar, sesuai subuh Abdurahman berangkat ke Pasar Pantonlabu untuk berbelanja sayur-sayuran dan ikan dengan menggunakan becak.

Nantinya kebutuhan dapur tersebut dijual secara keliling ke sejumlah desa kawasan Kecamatan Tanah Jambo Aye dan sakitarnya.

Namun, tadi pagi berdasarkan pengakuan Abdurrahman, dirinya diberhentikan seorang pria, dengan alasan pria tersebut handak menjual cabai merah.

Saat pria itu memberhentikan korban, ia memegang karung berisi cabai merah. Kemudian terjadilah tawar menawar harga.

Saat itu, Abdurrahman tidak menaruh curiga terhadap pria yang akan menjual cabai merah merah tersebut.

Karena itu setelah disepakati harga, ia langsung mengambil bungkusan uang untuk membayar cabai yang akan dibelinya itu.

“Saat itulah korban dirampok, kemudian pria tersebut langsung kabur,” ujar Rafar mengutip keterangan korban. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved