Perkara Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Aceh Tengah Berlanjut, Ini Kasusnya

Proses penanganan perkara dugaan pencemaran nama baik Bupati Aceh Tengah yang dilakukan oleh salah seorang oknum kontraktor berinisial SML di media..

Perkara Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Aceh Tengah Berlanjut, Ini Kasusnya
ist
Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar 

Perkara Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Aceh Tengah Berlanjut

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Proses penanganan perkara dugaan pencemaran nama baik Bupati Aceh Tengah yang dilakukan oleh salah seorang oknum kontraktor berinisial SML di media sosial masih tetap berlanjut. Bahkan ditargetkan dalam bulan ini, berkasnya segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi melalui Kasat Reskrim, Iptu Agus Riwayanto Diputra kepada Serambinews.com, Rabu (21/8/2019) mengatakan, sampai dengan sejauh ini untuk tersangka SM berkasnya sudah dilengkapi.

“Jadi, hanya tinggal menunggu penelitian dari jaksa terkait dengan kelengkapan berkas,” kata Agus Riwayanto Diputra.

Ditambahkan Agus, apabila berkas dinyatakan sudah lengkap, maka kasusnya akan segera dilimpahkan kepada pihak Kejari Aceh Tengah, untuk proses selanjutnya.

“Jadi perkembangannya saat ini, masih dalam tahap P 19, dan kami masih melengkapi berkas sesuai dengan petunjuk dari jaksa,” tambahnya.

Kasus Korupsi PD Pakat Beusaree di Aceh Barat Inkrah, Dua Tervonis Dijebloskan ke LP

Cantika Meilani, Sarjana Bahasa Inggris Jadi Desainer Fashion

Dua Agen dan Satu Pemasok Sisik Trenggiling Disergap Polisi

Namun demikian, sebut Agus, pihaknya berusaha agar perkara dugaan pencemaran nama baik tersebut, bisa segera dilimpahkan ke kejaksaan. Bahkan, dimungkinkan dalam bulan ini, proses pelimpahanya sudah dilakukan. “Apalagi, kasus ini sudah menjadi perhatian publik. Jadi, kami upayakan semaksimal mungkin agar bisa segera dilimpahkan,” sebut Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah ini.

Sementara itu, tersangka SM sejak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik Bupati Aceh Tengah, tidak ditahan oleh pihak kepolisian setempat, dengan alasan ancaman hukumannya masih dibawah lima tahun. “Tapi, tersangka wajib lapor ke polres dua kali dalam seminggu,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemilik akun facebook (FB), berinisial SML, dilaporkan oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar kepada polisi. Pasalnya, pemilik akun medsos yang diduga merupakan salah seorang kontraktor tersebut, menuliskan cuitan bernada pedas yang dianggap telah menghina serta mencemarkan nama baik Bupati Aceh Tengah.

Lesatkan 10 Gol, Wirataco Rebut Tiket Semifinal LFN 2019

Potensi Zakat di Aceh Tamiang Masih Besar, Ini Kata Bupati Mursil

Jarang Tampil, Farizal Dillah Resmi Dilepas Persiraja, Ini Alasan Pelatih Hendri Susilo

Di akun FB milik SML, terpajang status yang berbunyi “bupati ter biadab dalam hal tender di muka bumi ini adalah Bupati Aceh Tengah”. Bukan hanya itu, akun tersebut, juga memposting beberapa bait narasi serta data diri terkait dengan latar belakangnya sebagai alumni teknik sipil.

Beredarnya status yang bernada menuding, serta dinilai memiliki unsur penghinaan dan pencemaran nama baik, membuat Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar meradang. Alhasil, Shabela Abubakar melalui Kabag Hukum, Setdakab Aceh Tengah, Mursidi M Saleh, secara resmi melaporkan pemilik akun FB tersebut, ke Polres Aceh Tengah pada Minggu 14 Juli 2019 lalu.(*)


Penulis: Mahyadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved