Cantika Meilani, Sarjana Bahasa Inggris Jadi Desainer Fashion

Namanya Cantika Meilani. Ia lahir di Takengon 25 Mei 1992. Saat ini menetap di Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang, Bireuen.....

Cantika Meilani, Sarjana Bahasa Inggris Jadi Desainer Fashion
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Cantika Meilani, Desainer Fashion yang lahir di Takengon 25 Mei 1992, saat ini menetap di Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang, Kabupaten Bireuen. 

Cantika Meilani, Sarjana Bahasa Inggris Jadi Desainer Fashion

 

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen 

 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Namanya Cantika Meilani. Ia lahir di Takengon 25 Mei 1992. Saat ini menetap di Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang, Kabupaten Bireuen.

Usianya boleh dikatakan masih muda. Tapi pemikiran dan jiwa bisnisnya cukup matang. 

Betapa tidak, meskipun berasal dari keluarga berada, tapi Sarjana Bahasa Inggris Universitas Almuslim (Unimus) Peusangan, Bireuen ini, sudah bisa mandiri.

Cewek berkulit putih yang masih single ini, meskipun lulusan Sarjana FKIP Bahasa Inggris, mengaku setelah tamat kuliah tidak harus menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) atau seorang guru. 

Dandim Baru Abdya Ternyata Perwira Kelahiran Blangpidie, Ini Katanya di Awal Tugas

Dua Agen dan Satu Pemasok Sisik Trenggiling Disergap Polisi

Program Siaran Tanggap Bencana Kentongan RRI Mendapat Apresiasi Wali Kota Banda Aceh

"Ayah dan mama mengajarkan saya untuk mandiri dan berwirausaha, tidak harus menjadi pegawai negeri, seperti mama dan papa," kata Cantika putri pasangan Yusmadi (Hakim) dan Kamariah (Dosen). 

Cantika mau bekerja keras untuk memenuhi kebutuhannya, tidak harus mengharapkan dari kedua orang tuanya. Sejak tamat kuliah tahun 2015, ia mulai belajar menjadi disainer fashion.

"Alhamdulilah sekarang saya sudah bisa merancang fashion, khususnya pakaian wanita, mulai anak-anak, remaja hingga dewasa," kata Cantika saat diwawancara Serambinews.com di rumahnya, Rabu (21/8/2019).

Cantika juga sudah membuka usaha. Namanya "Cantika Jeulebab", dengan menjual berbagai dress motif dan kaftan payet. Semuanya brand namanya sendiri. 

"Untuk harga bervariasi karena disesuaikan dengan model yang di request (permintaan) konsumen," pungkas Cantika Meilani. (*)

Dua Nama Dikirim ke DPP Gerindra Sebagai Calon Pimpinan DPRK Lhokseumawe

Ini Harapan Bupati Akmal Ibrahim kepada Dandim Abdya yang Baru  

Jarang Tampil, Farizal Dillah Resmi Dilepas Persiraja, Ini Alasan Pelatih Hendri Susilo

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved