Gubernur Lukas Enembe: Kami Tak Pernah Lewat Jalan Trans Papua, Rakyat Butuh Kehidupan

Gubernur Papua, Lukas Enembe menegaskan rakyatnya membutuhkan kehidupan, bukan hanya pembangunan.

Gubernur Lukas Enembe: Kami Tak Pernah Lewat Jalan Trans Papua, Rakyat Butuh Kehidupan
kolase Youtube Najwa Shihab
Najwa Shihab dan Gubernur Papua, Lukas Enembe 

HDI adalah ukuran seseorang pada tingkat harapan hidup, tingkat pendidikan, pemahaman huruf-huruf, dan standar hidup seseorang. 

"Ya enggak usah kita pake repot-repot coba lihat Human Development Index sebagai peristiwa paling standar," jelas Andy Irfan.

Sebelumnya, Andy Irfan bertanya-tanya seberapa efektif orang Papua membutuhkan Trans Papua.

"Sama sekali, justru saya melihat itu yang bermasalah. Coba tanya pada teman-teman Papua, apakah mereka butuh jalan Trans Papua?," tanya Andy.

"Siapa yang butuh, orang Indonesia-kah atau orang Papua-kah?"

Ucapan Andy sempat terhenti, sedangkan Najwa Shihab dan penonton satu studio terdiam.

"Saya bilang pembangunan itu penting, perlu. Tapi bagaimana proses perencanaan pembangunan dan implementasi pembangunan itu dilakukan mengedepankan kemanusiaan," ujar Andy.

"Jakarta belum melihat Papua dengan pendekatan itu. Papua memiliki tingkat kekerasan yang panjang. Papua punya cerita berbeda dibanding provinsi lain. Kalau melihat Papua disamakan dengan maka kita akan terjebak di cerita yang sama," paparnya.

Dijelaskan Andy, bahwa Papua membutuhkan guru, bukan senjata.

"Yang dikirim tentara, orang Papua butuh guru. Bukan butuh senjata. Orang Papua butuh ilmu, bukan dicaci. Itu yang penting," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved