Cegah Penyakit Hepatitis, ASN Pemkab Aceh Tengah Periksa Kesehatan Secara Kolektif
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Tengah menggelar pemeriksaan kesehatan atau skrining (deteksi dini) guna pencegahan penyakit Hepatitis B dan C
Penulis: Mahyadi | Editor: Jalimin
Cegah Penyakit Hepatitis, ASN Pemkab Aceh Tengah Periksa Kesehatan Secara Kolektif
Laporan Mahyadi | Aceh Tengah
SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Tengah menggelar pemeriksaan kesehatan atau skrining (deteksi dini) guna pencegahan penyakit Hepatitis B dan C. Pemeriksaan yang dilakukan secara kolektif tersebut, menyasar para ASN dan tenaga kesehatan di Jajaran Pemkab Aceh Tengah.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan yang berlangsung di oproom setdakab Aceh Tengah, Jumat (23/8/2019), merupakan kegiatan dalam rangka Hari Hepatitis Sedunia (HHS) ke-X serta masih dalam suasana memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia. Bukan hanya pegawai, tetapi Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, juga ikut mengecek kondisi kesehatannya.
Usai mengikuti skrining sekaligus membuka kegiatan tersebut, Bupati Shabela Abubakar menyebutkan, pencegahan dan antisipasi jenis penyakit ini harus diawali dari tenaga kesehatan dan ASN. “Karena yang langsung kontak dengan masyarakat adalah tenaga kesehatan maupun ASN dalam memberikan pelayanan publik,” kata Shabela.
Laga Play-Off Liga 3 Dipindahkan ke Stadion Krueng Mane Aceh Utara, Ini Keuntungan bagi Tim PSLS
Ketat, Naga Pala Aceh Selatan Lewati Hadangan Maximum Aceh Timur dan Lolos ke Final
Masih Banyak Penderita TBC di Bireuen, Berikut Sebab dan Cara Pencegahannya
Disebutkan, petugas kesehatan harus terus mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pencegahan hepatitis, agar target deteksi dini penyakit tersebut dapat tercapai. “Apalagi, Hepatitis merupakan penyakit menular yang harus diwaspadai sehingga perlu adanya pencegahan sejak dini,” ungkapnya.
Shabela juga menyingung tentang jumlah stunting di Aceh Tengah yang terbilang cukup tinggi. Namun, pihaknya meyakini dalam dua tahun ke depan penanganan stunting bisa dituntaskan. “Jadi, target kita di tahun 2021 tidak ada lagi kasus stunting di Aceh Tengah,” sebutnya. (*)
Berburu Bajakah di Hutan Rawa Singkil, Kayu Ajaib yang Dipercaya Bisa Sembuhkan Kanker
Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 50 Juta, Begini Tanggapan Ketua STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemeriksaan-hepatitis-pns-aceh-tengah.jpg)