Opini
Kebermaknaan Hidup
Maka kebermaknaan hidup bersifat personal dan subjektif, namun kebermaknaan hidup berorientasi pada sesuatu yang positif
Bahkan, ujian dan cobaan akan diberikan sesuai dengan kadar keimanan seseorang. Semakin tinggi iman seseorang maka akan semakin berat ujian yang diterima. Sebab itu, para Nabi dan Rasul merupakan orang-orang yang paling berat menerima cobaan dan ujian (Qs. Al-Baqarah: 285). Semisal, Nabi Nuh as menghadapi umat yang sangat biadab dan tidak patuh, serta keluarganya yang ingkar. Nabi Musa as yang berhadapan dengan Fir'aun, nabi Ibrahim as berhadapan dengan raja Namruz hingga dilemparkan ke dalam api, nabi Ayub as diuji dengan sakit parah, Nabi Muhammad Saw diuji dengan kejahiliyahan umat, dan lain-lain.
Akan tetapi, ketika semua ujian dan cobaan, hambatan dan rintangan, dan lika-liku kehidupan diterima dengan tabah dan sabar. Bahkan selalu mencari hikmah dari setiap cobaan yang ditimpakan dan selalu berprasangka baik kepada-Nya, saat itulah seseorang akan memperoleh kebermaknaan hidup. Berbeda dengan orang-orang yang suka menghujat cobaan dan ujian, mereka tidak akan memperoleh kebermaknaan hidup dalam setiap musibah.
Sebab, mereka menganggap musibah adalah wujud kebencian Allah swt kepadanya (Qs. Al-Fajr: 15-16). Padahal, satu kebermaknaan hidup akan diperoleh tatkala menganggap musibah adalah bukti cinta Allah swt kepada seorang hamba (Qs. Al-Ankabut: 2-3).
Sebab itu, semakin menyadari bahwa yang paling urgen dalam kehidupan seseorang adalah kebermaknaan hidup. Bukan harta yang melimpah yang dicari, tapi kebermaknaan harta. Bukan jabatan tinggi yang dikejar, tapi kebermaknaan jabatan. Harta dan jabatan hanyalah bunga-bunga kehidupan (zahrah al-hayah ad-dunya). Pun, bukan hanya keluasan ilmu, tapi kebermaknaan ilmu yang dipelajari. Ilmu akan bermakna tatkala beorientasi untuk beramal, bukan untuk menyombongkan diri. Maka setiap orang pasti menginginkan kebermaknaan hidup. Hidup akan terasa hampa tatkala hidup tak bermakna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/adnan-dosen-bimbingan-konseling-islam.jpg)