Prajurit TNI Meninggal Dunia Sehari Jelang Nikah, Ini Candaan Terakhir dengan Calon Istri

Kebahagiaan itu berubah menjadi duka setelah Lettu Angga Pradipta mengalami kecelakaan hingga akhirnya meninggal dunia sehari menjelang hari pernikaha

Prajurit TNI Meninggal Dunia Sehari Jelang Nikah, Ini Candaan Terakhir dengan Calon Istri
Facebook Melda Ny Edi)/ TribunWow
Anggota TNI Lettu Infanteri Angga Pradipta Adhiyaksa Putra (26) tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2019). Padahal, Lettu Inf Angga sudah menyebar undangan pernikahannya dengan Diar Kusuma Dewi yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 31 Agustus 2019 nanti. (Facebook Melda Ny Edi)/ TribunWow) 

Sekira pukul 01.30 WIB keduanya pergi meninggalkan stasiun Kroya untuk pulang ke rumah mereka yang berada di Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.

S
Anggota TNI Lettu Infanteri Angga Pradipta Adhiyaksa Putra (26) tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2019). Padahal, Lettu Inf Angga sudah menyebar undangan pernikahannya dengan Diar Kusuma Dewi yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 31 Agustus 2019 nanti. (Facebook Melda Ny Edi)/ TribunWow)

Namun, berdasarkan informasi dari Diar ayah dari Almarhum Lettu Angga saat itu dalam kondisi kelelahan.

Mengingat sebelumnya ayah dari almarhum sempat mengirim surat undangan untuk keluarga yang berada di daerah Majenang.

"Bapaknya kebetulan habis mengantar undangan dari Majenang, karena Sabtu kita akan akad jadi dia memberitahu saudaranya untuk datang," katanya.

Sang mempelai wanita, Diar mengetahui kabar duka tersebut dari adik korban yang memberitahukan jika korban dalam keadaan kritis.

Candaan Terakhir dengan Calon Istri

Sebelum kecelakaan, Diar dan Angga sempat video call dan bercana.

"Waktu di bandara kita masih sempat video call dan bercanda 'cie penganten baru' begitu dianya ke saya," ucap Diar sambil menyeka air mata, saat ditemui Tribunjateng.com, Sabtu (24/8/2019).

"Waktu perjalanan di kereta kita juga masih sempat Videocall juga.

Dia lalu ketiduran hingga jam 00.00 WIB malam, lalu saya WA 'sudah sampai mana' terus dia balas 'Ini baru sampai yang', kata Diar yang selalu memantau kekasihnya Angga melalui pesan WhatsApp.

Namun, selepas pukul 00.00 WIB ternyata menjadi komunikasi terakhir mereka, karena chatting dari Diar sudah tidak dibalas lagi.

Diar menceritakan jika almarhum Angga saat itu sampai di stasiun Kroya.

"Saya kira waktu itu bercanda, karena sore hingga malam kita masih bercanda dan Videocall," ucap Diar.

Mendengar kabar tersebut dia akhirnya langsung ke ruang IGD RSUD Kabupaten Cilacap.

Akan tetapi ketika sampai disana, Angga sudah tidak berada di ruang IGD tetapi sudah di ruang jenazah.

"Saya sudah seperti orang tersambar petir, bayangkan saja mas besok mau akad, pacarannya kita sudah 7 tahun," ungkap Diar berlinang air mata.

Tak Bisa Tidur

Kisah cinta mereka sudah terjalin begitu lama.

Benih-benih cinta itu tumbuh semenjak Diar lulus SMA dan Angga masih bersekolah di SMA Taruna Nusantara yaitu dari tahun 2013.

Firasat akan kepergian sang kekasih sudah dirasakan oleh Diar semenjak malam.

S
Diar Kusuma Dewi calon istri dari Almarhum Lettu Angga Pradipta ditemani ibu dan keluarga saat ditemui di rumahnya di Desa Pekuncen, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Sabtu (24/8/2019). (Tribun Jateng/Permata Putra Sejati)

Dia merasa ada sesuatu yang aneh dan tidak nyaman ketika Angga sampai di stasiun Kroya.

"Selepas itu saya tidak bisa tidur sama sekali, saya mau akad nikah tetapi kenapa saya tidak senang.

Semestinya hari ini saya mau akad, tetapi Jumat nya dia malah meninggal.

Padahal dia sudah senang sekali dan sangat antusias pulang karena akan nikah," ungkapnya.

Antusiasme almarhum Lettu TNI Angga Pradipta untuk menikah memang sangat nampak.

Mengingat pekerjaan dia sebagai anggota TNI di Medan membuat waktu bertemu dengan sang pujaan hati sangat terbatas.

Almarhum bahkan juga sudah mempersiapkan segala sesuatunya.

Termasuk untuk biaya pernikahan dan persiapan pesta pernikahan dengan konsep 'Pedang Pora'.

Tenda Dibongkar

Janur kuning itu tergeletak tak berdiri layaknya menjadi sebuah penanda pesta pernikahan impian.

Tenda yang sudah berdiri tegak berhias kain dominan putih dan cokelat keemasan kembali dibongkar.

Serangkaian hidangan pun sudah dipersiapkan untuk menjamu para tamu dan tetangga.

S
Kondisi tenda pernikahan yang sudah dibongkar di rumah mempelai wanita Diar Kusuma Dewi, pada Sabtu (24/8/2019) (Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati)

Kursi-kursi sudah tertumpuk rapi karena pesta sudah berakhir.

Pesta pernikahan ini diibaratkan seperti sebuah 'bunga yang layu sebelum berkembang'.

Padahal rencana indah membangun rumah tangga sudah di depan mata.

Pasangan kekasih yang sudah menjalin hubungan selama 7 tahun itu rencananya akan melangsungkan akad nikah pada Sabtu (24/8/2019).

Keramaian orang berkunjung yang semula memberikan ucapan selamat atas pernikahan, seketika berubah menjadi ucapan bela sungkawa.

Rumah mempelai wanita yang berada di Gerumbul Karangpundung, RT 5 RW 4, Desa Pekuncen, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas masih di datangi sejumlah kerabat yang prihatin atas kejadian tersebut.(Tribunnews.com/ Siti Nurjannah Wulandari/ TribunJateng/ Permata Putra Sejati)

Baca: Bersunyian di Kafe Remang-remang Dua Pasangan Cowok-cewek ini Digaruk WH

Baca: Pernikahan Mewah Amrit Punjabi dan Sanjana, Dihadiri Banyak Artis India hingga Serasa Film Bollywood

Baca: Rusak Mesin di Dekat Pulau Panjang Aceh Singkil, Kapal Samudra Pasai Kehabisan Makanan dan BBM

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Prajurit TNI Tewas Sehari Jelang Nikah, Tenda Dibongkar dan Ini Candaan Terakhir dengan Calon Istri

Penulis: yudhi Maulana

Editor: faisal
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved