Video

VIDEO - Ikan Asin Kuala Baru Aceh Singkil Laris Manis di Nias

Tak peduli panas matahari menusuk ubun-ubun, mereka harus bekerja cepat agar ikan asin segera bisa dijual.

VIDEO - Ikan Asin Kuala Baru Aceh Singkil Laris Manis di Nias

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Siang itu tiga laki-laki asik membolak balik hamparan ikan asin yang di taruh di atas anyaman bambu di pinggir pantai Kuala Baru, Aceh Singkil.

Tak peduli panas matahari menusuk ubun-ubun, mereka harus bekerja cepat agar ikan asin segera bisa dijual.

Jemuran ikan asin sepanjang mata memandang ini, milik Bustami.

Ia memandu dua orang mahasiswa Universitas Teuku Umar Aceh Barat, yang membantunya.

Hari itu pengelola ikan asin hanya disibukan dengan proses penjemuran.

Sebab ombak laut sedang menggelora berimbas minimnya bahan baku.

Baca: Kayu Bajakah Hebohkan Singkil, Dipercaya Dapat Mengobati Kanker

Baca: Bupati Singkil Perintahkan Dinkes Lakukan Penelitian Kayu Bajakah

Mengisi senggang usai membalik jemuran, pengrajin ikan asin mengangkut air laut untuk mengisi tempat perendaman.

Bustami mengatakan, dalam sehari ia merebus setidaknya 300 kilogram ikan asin yang nantinya dijual ke Kota Subulussalam, Gunung Meriah dan Kepuluan Nias.

Laris manis begitulah ikan asin asal Kuala Baru, di Kepulauan Nias. Berapapun ditampung.

Hanya saja perajin tidak bisa selalu memenuhi permintaan akibat bahan baku kerap kosong.

NARATOR: ARDIANSYAH

EDITOR: HARI MAHARDHIKA

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved