Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Tampil di Kampus IAIN Lhokseumawe, Sherly: Izinkan Saya Jadi Bagian dari ‘Penjahit’

“Ketika anak mudah berkumpul membawa masalah, kita berharap ketika mereka keluar dari ruangan bisa memikirkan solusi inovatif dan kreatif,”

Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Sherly Annavita Rahmi, gadis asal Aceh yang juga dosen Hubungan Internasional Universitas Paramadina Jakarta mengisi talkshow di Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang diadakan di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara 

Laporan Jafaruddin | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sherly Annavita Rahmi,  dosen Hubungan Internasional Universitas Paramadina Jakarta itu mengaku sangat bersyukur lahir dan dibesarkan di Aceh.

Motivator kelahiran 12 September 1992, juga sangat senang bisa pulang ke Aceh untuk menemui teman-temannya di Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Hal itu disampaikan Sherly seusai mengisi talkshow di Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang diadakan di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara, Senin (26/8/2019).

Baca: Tiba di Banda Aceh, Ini Agenda Ketua KPK RI di Tanah Rencong

 Gadis asal Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara Aceh Utara kini menjadi idola generasi milineal, terlebih setelah tampil piawai dalam program Indonesia Lawyer Club (ILC) TV One, Rabu (21/8/2019) malam.

Ia menjadi narasumber duduk berdampingan dengan tokoh lainnya, seperti Rocky Gerung, Fahri Hamzah, Fadli Zon, Maruarar Sirait serta politisi muda PSI Tsamara Amany.

Kehadiran Sherly dalam kegiatan tersebut mampu memantik semangat generasi milenial untuk mengikuti talkshow tersebut, sehingga jumlah pesertanya mencapai 350 orang lebih dari yang ditargetkan sebelummya 200 orang.

Sherly mengisi kegiatan tersebut didampingi ibunya.  

Sherly akan kembali lagi ke Jakarta Selasa (27/8/2019) setelah mengisi kegiatan di dua kampus di Lhokseumawe untuk memberi motivasi kepada anak muda.

Baca: Kondisi Juragan Kembali Membaik, Setelah Sempat Dilarikan ke RSUD Meulaboh, Karena BAB Keluar Darah

“Ketika anak mudah berkumpul membawa masalah, kita berharap ketika mereka keluar dari ruangan bisa memikirkan solusi inovatif dan kreatif,” ujar Sherly.

Dalam kesempatan itu, Sherly menyebutkan dirinya ingin menjadi bagian dari para ‘penjahit’  anak-anak muda yang berbeda, anak-anak muda berwarna-warni, dan anak-anak muda dari seluruh Indonesia menjadi satu kesatuan yang utuh.

“Karena kita tidak mungkin memakai baju jika hanya ada lengannya saja, tidak mungkin memakai celana jika hanya sebelah saja, atau hanya rok panjang saja, kita membutuhkan satu stel yang sudah dijahit. Untuk Izinkan sherly menjadi bagian dari para penjahit itu,” katanya.

“Menyatukan potensi dan bakat teman Indonesia menjadi sebuah kesatuan yang bisa bermanfaat, memenuhi janji-janji kemerdekaan,” pungkas Sherly. (*) 

Baca: Empat Ban Mobil Double Cabin Kadis PUPR Aceh Barat Dicuri Maling, Sebelumnya Marak di Bireuen

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved