Penghargaan
Tiga Instansi Vertikal Aceh Raih Penghargaan Kinerja Tertinggi DJPb Aceh
Saifuddin menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kemenag se-Aceh yang telah bekerja keras dalam mewujudkan prestasi tersebut dan meminta untuk penin
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Aceh memberi penghargaan dan apresiasi kepada kepala satuan kerja (Satker) dengan kinerja terbaik, dalam acara rapat koordinasi daerah (Rakorda) Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2019, di Aula Gedung D Keuangan Negara, Peuniti, Banda Aceh, Rabu (28/8/2019).
Berdasarkan indikator kinerja pelaksanaan anggaran terpilih Satker tingkat wilayah dengan nilai tertinggi periode 2 Januari- 30 Juni 2019, yaitu untuk kategori pagu besar dengan anggaran di atas Rp 500 miliar dan memiliki unit vertikal diatas 10 satker untuk peringkat I diraih Makodam Iskandar Muda (IM).
Peringkat II Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh, dan peringkat III Polda Aceh.
Baca: Pengamat Migas Ridwan Nyak Baik: Belum Ada Survei Baru Migas Aceh
Baca: GOPTKI Aceh Timur Gelar Manasik Haji untuk 952 Murid TK
Baca: Aulia Kesuma Sewa Pembunuh Habisi Suami dan Anak Tiri, Begini Nasib Istri Pertama Pupung Sadili
Sementara kategori pagu sedang anggaran Rp 100 miliar- Rp 500 miliar dan memiliki unit vertikal diatas 10 Satker, peringkat I diraih Badan Pusat Statistik Aceh, peringkat II Mahkamah Syariyah Aceh, dan petingkat III Kejaksaan Tinggi Aceh.
Pada kategori pagu kecil anggaran dibawah Rp 100 miliar dan memiliki unit vertikal di atas 2 Satker, peringkat I diraih Kanwil Ditjen Kekayaan Negara Aceh, peringkat II Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia Banda Aceh, dan peringkat III Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Aceh.
Kakanwil DJPb Aceh, Zaid Burhan Ibrahim menyampaikan kinerja anggaran pelaksanaan menjadi tolok ukur atas prestasi Satker.
"Semakin tinggi nilai menunjukkan semakin baiknya kualitas pengelolaan anggaran negara," sebut Zaid.
Ia menyebutkan ada 12 indikator kinerja pelaksanaan anggaran yang menjadi penilaian yaitu ketertiban dalam pengelolaan uang persediaan, ketepatan waktu input data kontrak, ketepatan pengajuan Surat Perintah Mencairkan (SPM), data Retur Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), ketepatan rencana penarikan dana, intensitas revisi DIPA, penyelesaian tagihan tepat waktu.
Serta penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara secara tepat waktu, penyusunan perencanaan kas yang baik, realisasi anggaran yang baik dan penyelesaian pagu minus dan data permintaan dispensasi SPM.
Dikatakan, seluruh indikator tersebut dihitung secara otomatis oleh sistem dan dapat dimonitoring langsung oleh masing-masing satker secara real time pada Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara (OM SPAN).
"Berdasarkan indikator kinerja pelaksanaan anggaran tersebut, terpilih satker tingkat wilayah dengan nilai tertinggi," jelas Zaid.
Sementara Kakanwil Kemenag Aceh, Drs HM Daud Pakeh melalui Kepala Bagian Tata Usaha, H Saifuddin SE bersyukur atas raihan prestasi tersebut dan sejumlah capaian kinerja lainnya yang dicapai Kemenag Aceh.
Saifuddin menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kemenag se-Aceh yang telah bekerja keras dalam mewujudkan prestasi tersebut dan meminta untuk peningkatan di masa mendatang.
“Alhamdulillah, hari ini kita kembali mendapat penghargaan dari DJPb, semoga menjadi motivasi untuk kita dalam melaksanakan tugas ke depannya," ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan ini diraih tidak gampang, tapi dengan susah payah dan bukti nyata kinerja Kakanwil kemenag Aceh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penghargaan-555.jpg)