Bupati Akmal Ibrahim Bentangkan karpet Merah kepada Ikatan Saudagar Muslim Indonesia
Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim, membentangkan karpet merah kepada pengusaha yang tergabung dalam Ikatan Saudagar Muslim Indonesia...
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
Bupati Akmal Ibrahim Bentangkan karpet Merah kepada Ikatan Saudagar Muslim Indonesia
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim, membentangkan karpet merah kepada pengusaha yang tergabung dalam Ikatan Saudagar Muslim Indonesia atau ISMI yang diketuai DR. Ilham Akbar Habibie, untuk mengembangkan Kawasan Pelabuhan dan Industri Surin.
Akmal Ibrahim menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan Ketua Umum ISMI Ilham Akbar Habibie bersama jajarannya di Kantor Pusat ISMI, Jakarta, Kamis (29/8/2019).
Bupati Akmal bahkan memberikan konsesi lahan kawasan Surin selama 30 tahun dan 10 tahun awal diberikan secara gratis, kepada pengusaha dari ISMI.
"Kami sediakan apapun yang dibutuhkan oleh pengusaha untuk mengembangkan kawasan Surin. Pemerintah tidak bisa melekukan sendiri pekerjaan ini. Pemerintah hanya fasilitator dan menyediakan sarana dan prasarananya," kata Akmal Ibrahim.
Kawasan Industri dan Pelabuhan Surin memiliki areal seluas 745 hektar dan 50 hektar diantaranya sudah memiliki sertifikat. "Kawasan itu sudah dibebaskan semua. Jadi soal tanah tidak ada masalah," kata Akmal.
Dalam pertemuan itu, Bupati Akmal Ibrahim didampingi Ketua ISMI Aceh Nurcholis, beberapa kepala dinas dan sejumlah pengusaha.
Ilham Akbar Habibie, ISMI Siap Ambil Bagian di Kawasan Industri Surin
Pemprov Jabar Wacanakan Pemindahan Ibu Kota Provinsi dari Bandung, Ini Alasan Ridwan Kamil
Masih ada 36 Penderita Kaki Gajah Kronis di Bireuen, Ini Penyebabnya
Sementara dari ISMI Pusat, Ilham Akbar Habibie hadir bersama Sekjen Juliana Wahid beserta sejumlah wakil ketua.
Dalam pertemuan itu Bupati Akmal dan Ilham Akbar Habibie menandatangani kesepakatan melakukan kerjasama dan selanjutnya dibentuk sekretariat bersama (Sekber) untuk menindaklanjuti beberapa kesepakatan pengembangan dan investasi.
Bupati Akmal Ibrahim memaparkan potensi kawasan dan komoditi strategis andalan yang berasal dari kawasan yang dikenal dengan nama barat selatan (Barsela).
Disebutkan Kawasan Insutri dan Pelabuhan Surin yang ditetapkan sejak 2008 oleh Bupati Abdya, menjadi salah satu kawasan yang paling berpotensi menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Barsela.
Selain letaknya strategis karena benar-benar berada di tengah-tengah delapan kabupaten Barsela, Surin juga sudah dibangun beberapa infrastruktur seperti jalan dengan lebar 30 meter.
Kisah Penerima Beasiswa Lazismu Oktavia: Alhamdulilah, Saya Bisa Bayar Utang SPP
Kasubbag Humas Polresta Jabat Kapolsek Bandar Baru Polres Pidie
Lazismu Pusat Kucurkan Beasiswa Rp 71,1 Juta untuk Mahasiswa Lhokseumawe
"Untuk membangun kawasan ini, kami membutuhkan peran serta pengusaha, karena itu kami datang mengajak pengusaha ISMI," ujar Akmal Ibrahim.
Bupati Akmal dengan sangat bersemangat menjelaskan bahwa di Barsela terdapat 30 lebih pabrik kelapa sawit dengan produksi minyak sawit atau CPO 4000 ton per hari, cangkang 3000 ton per hari dan inti sawit 1000 ton per hari.
Komoditi lainnya adalah karet, pinang, kelapa, coklat, dan sebagainya. Pangsa pasar tersebar adalah negara-negara di Asia Selatan yang bisa ditempuh lebih kurang 60 jam dari Pelabuhan Surin.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bupati-akmal-ibrahim-bentangkan-karpet-merah.jpg)