Sabtu, 9 Mei 2026

1 Muharram 1441 H

Dr Das’ad Latief Hadir di Aceh, Isi Ceramah 1 Muharram 1441 H di Masjid Raya Baiturrahman

Sebelum ceramah, acara akan diisi dengan lantunan zikir oleh Kelompok Zikir Mujiburrahman pimpinan Tgk As’ary.

Tayang:
Penulis: Jamaluddin | Editor: Zaenal
Instagram/dasadlatif1212
Dr Das’ad Latief 

Dr Das’ad Latief Hadir di Aceh, Isi Ceramah 1 Muharram 1441 H di Masjid Raya Baiturrahman

Laporan Jamaluddin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dosen Tetap, public speaking, dan Peneliti Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, Dr H Das’ad Latief SSos SAg MSi PhD akan hadir di Aceh.

Penceramah kondang asal Sulawesi Selatan ini akan bertindak sebagai penceramah 1 Muharram 1441 Hijriah  di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan Sabtu (31/8/2019) malam mulai pukul 20.00 WIB yang diawali dengan shalat Isya berjamaah.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Setda Aceh, Sulaiman M Hasan Lc MA, kepada Serambinews.com, Kamis (29/8/2019) malam, menjelaskan, ceramah yang akan disampaikan oleh Das’ad Latief berjudul ‘Memaknai hakikat hijrah dan kiat membentuk pribadi positif menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.”

Sebelum ceramah, tambah Sulaiman, acara akan diisi dengan lantunan zikir oleh Kelompok Zikir Mujiburrahman pimpinan Tgk As’ary.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Aceh terutama yang berdomisili di Banda Aceh dan sekitarnya untuk sama-sama hadir ke Masjid Raya Baiturrahman pada malam minggu mendatang untuk sama-sama mendengarkan ceramah 1 Muharram yang disampaikan oleh Ustaz Das’ad Latief dari Makassar,” ajak Sulaiman yang juga Kabag Agama dan Peran Ulama Biro Isra Setda Aceh.

Baca: Penelepon Gelap Mencatut Nama Dandim Abdya, Menipu Toko Emas di Blangpidie, Ini Jumlah Kerugiannya

Baca: FOTO - FOTO: 187 Senpi Bekas Konflik Aceh Diperlihatkan di Lapangan Indoor Jasdam

Pada situs https://unhas.ac.id/ disebutkan, Das’ad Latief adalah Dosen Tetap, Public Speaking dan Peneliti Universitas Hasanuddin.

Kualifikasi keilmuan ilmu komunikasi, Spesifikasi Public Relations (Strata/S1), Ilmu Komunikasi Massa Spesifikasi Public Relations (Megister/S2) dan Doktoral pada kajian Ilmu komunikasi spesifikasi (Doktoral/S3) Universitas Malaysia. Mengampu matakuliah, Metode Penelitian Sosial, Public Speaking dan Protokoler, dan Teknik Lobby, Negosiasi dan Presentasi.

Supervisor untuk penelitian mahasiswa S1 dan S2 terutama untuk kajian-kajian ilmu komunikasi. Peminatan lainnya pada kemampuan analisis media massa dan Public Speaking.

Rencana kedatangan ke Aceh ini juga disampaikan langsung oleh Ustaz Das’ad Latief, melalui sebuah video yang beredar beberapa hari lalu.

Dalam video berdurasi 1 menit tersebut, Ustaz Das’ad mengatakan kedatangannya ke Aceh ini adalah yang kedua kalinya, setelah 14 tahun lalu.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Setelah kurang lebih 14 tahun berlalu, saya akan kembali ke Aceh. Kali ini bukan sebagai relawan, bukan sebagai volunteer, tapi kali ini saya diundang untuk hadir memberikan tausiyah dalam acara tabligh akbar memperingati tahun baru Hijriah, bertepatan dengan tanggal 31 Agustus tahun 2019 atau tanggal 1 Muharram 1441 Hijriah,” ujar Ustaz Da’ad.

“Bermula dari shalat Isya berjamaah hingga selesai. Tentu di masjid kebanggaan orang-orang Aceh, yaitu Masjid Baiturrahman,” imbuhnya sembari mengimbau masyarakat hadir pada acara tersebut.

Baca: Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah, Bagaimana Hukum Doa Menyambut Tahun Baru Islam?

Baca: Sering Dilakukan, Ini 3 Amalan Keliru Jelang Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah

Berikut videonya.

Pawai karnaval

Plh Karo Isra Setda Aceh, Sulaiman M Hasan juga menjelaskan, pada Minggu (1/9/2019) pagi mulai pukul 07.30 WIB, Pemerintah Aceh melalui Panitia Penyelanggara Peringatan Hari-hari Besar Islam (P3HBI) Aceh akan melaksanakan pawai karnanal menyemarakkan peringatan 1 Muharram 1441 Hijriah.

Sebanyak 160 kelompok yang  PAUD hingga SMA/MA/SMK dan dayah mengikuti acara tersebut.

Dikatakan, peserta pawai karnaval hanya satu kelompok yaitu pejalan kaki.

Peserta rencananya akan dilepas Wali Kota Banda Aceh di Lapangan Blangpadang, Banda Aceh.

Adapun rutenya dibagi dua kategori yaitu PAUD/TK dan SD/MI hingga SMA/MA/SMK sederajat dan dayah.

Rute pawai karnaval untuk PAUD dan Tk, sebut Sulaiman, diawali dengan start di Lapangan Llangpadang lalu belok kiri ke Jalan Sultan Iskandarmuda, terus ke Simpang Jam, Pendopo Gubernur Aceh, Jalan STA Mahmudsyah, belok kanan, dan kemudian finish di kompleks Rumoh Aceh.

Baca: Ketua Majelis Tinggi PNA Minta Darwati dan Muharram tak Bicara sebagai Ketua Harian dan Sekjen

Baca: Ini Penjelasan Polisi Terkait Pria Berambut Panjang Mengaku Datang ke Aceh Untuk Berjihad

Sedangkan rute pawai karnaval untuk SD/MI hingga SMA/MA/SMK sederajat dan dan dayah, tambah Sulaiman, start dari Blangpadang, belok kiri ke Jalan Sultan Iskandar Muda, Simpang Jam, Pendopo Gubernur, Jalan STA Mahmudsyah dan Simpang Kodim.

Setelah itu,  belok kanan ke Jalan Tgk Chik Ditiro, Simpang Surabaya, belok kiri ke Jalan T Hasan Dek, Simpang Jambo Tape.

Selanjutnya belok kiri ke Jalan Tgk Daud Beureueh, terus ke Simpang Lima.

Belok kiri lagi ke Jalan Pante perak, Jalan STA Mahmudsyah, Simpang Kodim.

Belok ke kanan dan kemudian menuju Jalan Mohd Jam, Jalan Syech Mudawali, dan akhirnya finish di Lapangan Blangpadang. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved