Berita Aceh Utara

Pengambilan Sumpah Dua Anggota DPRK Aceh Utara Diundur, Ini Sebabnya 

Dua dari 45 anggota DPRK Aceh Utara tak bisa mengikuti pengambilkan sumpah/janji yang dilaksanakan pada Senin (2/9/2019), karena sedang melaksanakan

Pengambilan Sumpah Dua Anggota DPRK Aceh Utara Diundur, Ini Sebabnya 
SERAMBINEWS.COM/ JAFARUDDIN
Sebanyak 43 anggota DPRK Aceh Utara sesaat sebelum mengikuti pengucapan sumpah/janji di Gedung DPRK Aceh Utara, Senin (2/9/2019). 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Pengambilan sumpah/janji dua dari 45 anggota DPRK Aceh Utara periode 2019-2024 yang dijadwalkan pada 11 September 2019 dipastikan akan diundur. Namun, pihak DPRK Aceh Utara dan sekretariat DPRK Aceh Utara belum bisa memastikan jadwalnya.

Untuk diketahui dua dari 45 anggota DPRK Aceh Utara tak bisa mengikuti pengambilkan sumpah/janji yang dilaksanakan pada Senin (2/9/2019), karena sedang melaksanakan ibadah haji.

Keduanya, Jirwani dari Partai Aceh (PA) dan Muhammad Wali dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Karena itu keduanya akan dilantik setelah pulang dari tanah suci.

Berdasarkan jadwal sebelumnya mereka akan berangkat dari Arab Saudi akan tiba di Aceh pada 9 September 2019.

Mereka akan berangkat dari Arab Saudi pada 8 September 2019.

Baca: Polisi Gunakan CCTV untuk Buktikan ABG Aceh Utara Disetubuhi Pacarnya di Hotel

Baca: Polres Pidie Tembak Pencuri Sepmor di Aceh Besar, Lompat dari Rumah Aceh Saat Disergap

Baca: Warga Minta Jembatan Ambruk di Arongan Lambalek Aceh Barat Segera Diperbaiki

Namun, Ketua DPRK Aceh Utara Sementara Arafat menyebutkan, pihaknya sedang mempelajari aturan apakah, keduanya dapat dilantikan oleh pimpinan sementara atau ketua definitif, atau juga harus dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Lhoksukon, Aceh Utara atas nama Mahkamah Agung seperti pelantikan 43 dewan lima hari yang haru.

“Sedang menunggu mekanisme mencari celah hukum, apakah bisa dilantik pimpinan sementara atau definitif. Karena kalau definitif tentu harus menunggu sampai ada ketua definitif, ini yang sedang dicari aturan hukumnnya,” ujar Arafat.

Untuk surat pimpinan partai supaya mengajukan calon ketua dan wakil definitif segera akan dikirim.

Sementara itu Plt Sekretaris DPRK Aceh Utara Azhari Hasan SH kepada Serambinews.com menyebutkan, dua anggota DPRK Aceh Utara yang belum mengikuti pengambilan sumpah dan janji, tak dilakukan dalam masa jabatan ketua DPRK Sementara, tapi harus menunggu sampai ada ketua definif.

“Dalam aturan yang dikirim Kementerian Dalam negeri demikian,” ujar Azhari Hasan. (*) 

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved