Swedia dan Finlandia Ingin Berinvestasi di Aceh

Swedia dan Finlandia, menyatakan ketertarikannya untuk melakukan kerja sama ekonomi di Aceh. Kedua negara tersebut berniat investasi

Swedia dan Finlandia Ingin Berinvestasi di Aceh
SERAMBI/FIKAR W EDA
Tgk Malik Mahmud Al-Haythar (dua kiri) foto bersama dengan Duta Besar Finlandia Mr Jari Sankiri, Jumat,(6/9/2019). 

JAKARTA - Swedia dan Finlandia, menyatakan ketertarikannya untuk melakukan kerja sama ekonomi di Aceh. Kedua negara tersebut berniat investasi di bidang energi dan lingkungan.

Hal itu disampaikan  Duta Besar Swedia, Marina Berg dan Duta Besar Finlandia Mr Jari Sankiri, saat menerima kunjungan Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haytar secara terpisah Kamis dan Jumat (5-6/9/2019), di Jakarta.

Duta Besar Swedia, Marina Berg  mengatakan, negaranya punya niat melakukan investasi di Aceh dalam bidang energi dan lingkungan hidup. "Pemerintah Swedia juga sudah melakukan kerja sama ekonomi dengan Pemerintah Indonesia," jelasnya.

Selain mengundang berinvestasi, kepada Dubes Swedia, Wali Nanggroe Tgk Malik Mahmud Al Haytar juga  menjelaskan perkembangan Aceh setelah 14 tahun perdamaian. "Aceh sekarang dalam tahapan pembenahan diri dan pembangunan di berbagai sektor. Kita berharap Swedia dapat berpartisipasi dalam tahapan-tahapan pembangunan tersebut, terkhusus sektor ekonomi, teknologi, kesehatan dan pendidikan," jelas Tgk Malik Mahmud didampingi staf khusus M Raviq.

Tgk Malik Mahmud Al-Haythar mengundang Mrs Marina Berg untuk menghadiri peringatan MoU Helsinki ke-15 Agustus 2020.

Secara terpisah Tgk Malik Mahmud, Jumat, (6/9/2019) juga bertemu dengan Duta Besar Filandia Mr Jari Sankiri. Keduanya juga membahas kemungkinan investasi di Aceh dan proses kerterlibatan Filandia dalam perdamaian di Aceh. "Kami juga mengajak Pemerintah Filandia kerjasama di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan dengan Aceh, seperti kita mengajak kerjasama Swedia," kata Malik Mahmud.

Atas ajakan kerjasama itu, dalam waktu dekat Duta Besar Finlandia  akan berkunjung ke Aceh. "Tujuannya  melihat dari dekat potensi Aceh, sehingga dapat dilakukan kerjasama dengan Pemerintah Filandia," ujar Tgk Malik Mahmud.

Selain itu, lanjut Wali Nanggroe, Duta Besar Finlandia juga bersedia untuk hadir pada acara 15 tahun perdamaian MoU Helsinki tahun 2020 mendatang.(fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved