Jumat, 8 Mei 2026

Insiden di Tempat Pesta

Disangkur Pedagang Jambu Saat Berkelahi, Urat Tangan Penjual Es Krim Putus

Akibat perkelahian itu, seorang dari mereka harus masuk rumah sakit karena mengalami luka parah dan seorang lagi ditahan untuk menjalani proses hukum.

Tayang:
Penulis: Seni Hendri | Editor: Jamaluddin
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Hermansyah (42), korban sabetan sangkur saat bekelahi dengan Abdul Hadi, penjual jambu biji di tempat pesta kawasan Gampong Seuneubok Punti, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, hingga Minggu (8/9/2019), masih dirawat di Rumah Sakit Zubir Mahmud, Aceh Timur. 

Akibat perkelahian itu, seorang dari mereka harus masuk rumah sakit karena mengalami luka parah dan seorang lagi ditahan untuk menjalani proses hukum.

Disangkur Pedagang Jambu Saat Berkelahi, Urat Tangan Penjual Es Krim Putus

Laporan Seni Hendri I Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Lengan kanan Hermansyah (42), penjual es krim terkena sabetan sangkur milik Abdul Hadi (39), penjual jambu biji saat mereka berkelahi pada tempat pesta di Gampong Seuneubok Punti, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, Rabu (4/9/2019) pagi sekitar pukul 10.30 WIB.

Akibatnya, urat tangan Hermansyah putus. Sehingga, sampai kini ia belum bisa menggerak-gerakkan tangannya.

"Kalau digerakkan, tangan saya masih sakit. Sebab, uratnya putus terkena sabetan sangkur dia (Abdul Hadi-red),” ungkap Herman kepada Serambinews.com, saat menyambangi lokasi ia dirawat yaitu Rumah Sakit Zubir Mahmud, Aceh Timur, Minggu (8/9/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat itu Hermansyah ditemani dua anaknya, Abdul Aziz dan Yuliana. Sedangkan istri dan tiga anak mereka yang lain sedang berada di rumah.

Baca: Aparat Polres Aceh Utara Berangkat ke Hotel Tempat Pedagang Ayam Setubuhi Pacarnya, Ini Tujuannya

Seperti diberitakan sebelumnya, acara resepsi pernikahan pada salah satu rumah di Gampong Seuneubok Punti, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, Rabu (4/9/2019) pagi, berubah menjadi ajang perkelahian antara dua pedagang yang sama-sama berjualan di tempat tersebut.

Akibatnya, seorang dari mereka harus masuk rumah sakit karena mengalami luka parah terkena sabetan sangkur oleh pedagang lain. Sementara pelaku terpaksa mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pedagang yang terlibat duel itu adalah Hermansyah (42), penjual es krim asal Gampong Alue Ie Itam, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur, dan Abdul Hadi (39), penjual jambu biji asal Gampong Beusa Seuberang, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur.

Hermansyah harus dirawat di Rumah Sakit Zubir Mahmud, Aceh Timur, karena mengalami luka parah di lengan kanan setelah terkena sabetan sangkur yang diayunkan Abdul Hadi saat mereka berkelahi sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca: WH Pidie Sarankan Agar Remaja yang Tertangkap Mesum Diproses dengan Qanun Jinayat

Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama lima hari sejak Rabu (4/9/2019), kondisi Herman memang mulai membaik. Tapi, menurut korban, ia belum bisa menggerakkan tangan karena lukanya dalam.

Karena perbuatan pelaku menyebabkan dirinya tak bisa mencari rezeki untuk istri dan lima anak saya, Herman meminta aparat penegak hukum untuk menjatuhkan hukuman yang setimpal kepada pelaku. Sehingga, ke depan pelaku tidak mengulangi lagi perbuatan serupa yang bisa menimbulkan korban lain.

Kepada Serambinews.com, Hermansyah juga menceritakan kronologi hingga lengannya luka parah terkena sabetan sangkur milik Abdul Hadi.

Sebelum melukai lengannya, sebut Herman, pelaku terlebih dulu mengejar dan sempat menusukkan sangkur ke pinggangnya, tapi tidak kena. Menurut korban, sangkur yang digunakan pelaku adalah sangkur Rambo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved