Berita Aceh Utara

Penanganan Bencana Puting Beliung di Aceh Utara, BPBD Data Kebutuhan Korban

Kali ini untuk menginventarisir material yang dibutuhkan masyarakat, sedangkan untuk ongkos ditanggung oleh pemilik rumah.

Penanganan Bencana Puting Beliung di Aceh Utara, BPBD Data Kebutuhan Korban
For Serambinews.com
Bangunan rusak akibat diterjang angin puting beliung di Aceh Utara, Rabu (4/9/2019). 

Kali ini untuk menginventarisir material yang dibutuhkan masyarakat. Sedangkan untuk ongkos ditanggung oleh pemilik rumah.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, sedang menangani bencana puting beliung yang terjadi dalam empat kecamatan di Aceh Utara.

Ditargetkan, penanganan bisa selesai untuk pendataan dan inventarisir kebutuhan korban selama dua pekan.  

Diberitakan sebelumnya, puluhan bangunan rusak di Kecamatan Lapang, Seunuddon, Baktiya Barat dan Langkahan, setelah empat kawasan tersebut diterjang angin puting beliung pada Rabu (4/9/2019).

Rata-rata bangunan yang rusak tersebut adalah bagian atap rumah dan ruko.

Selain itu juga tempat usaha.

Baca: Petugas Satlantas Sulap Jalan Gunyak Simpang Dikjar, Begini Penampakannya Sekarang

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara, Amir Hamzah kepada Serambinews.com, Senin (9/9/2019) menyebutkan, pihaknya sudah menerima data dari camat dan keuchik.

Pun demikian, dalam wakti 14 hari kedepan, pihaknya akan menuntaskan data dan juga menginventarisir kebutuhan korban tersebut.

Disebutkan, pihaknya juga akan turun lagi ke lokasi untuk melakukan pendataan.

Kali ini untuk menginventarisir material yang dibutuhkan masyarakat.

Baca: Kapolres dan Kadis ke Lokasi Jalan Diblokir di Aceh Barat Hingga Dibuka Lagi, Namun Ada Perjanjian

Misalnya, jumlah kayu dan ukuran, kemudian seng, paku, dan kebutuhan lainnya.

Sedangkan untuk ongkos ditanggung oleh pemilik rumah.

“Bapak Bupati Aceh Utara sudah membuat pernyataan bencana, sebagai syarat untuk mengusulkan bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA)," kata Amir.

Jadi dalam waktu 14 hari ke depan, akan didata kembali kebutuhan material untuk korban, sekaligus memastikan kembali data yang sudah ada supaya benar-benar valid. (*)

Baca: Tim Survei Aceh Roverway Audensi dengan Sekda Aceh Singkil

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved