Guru Hamil

Abusyik: Hanya Dua Ibu Guru yang Hamil, Bagaimana Kita Menambah Generasi

Abusyik tiba-tiba meminta ibu guru yang hamil untuk tunjuk tangan. Sejumlah ibu guru yang duduk di bawah tenda malu-malu mengangkat tangan ke atas.

Abusyik: Hanya Dua Ibu Guru yang Hamil, Bagaimana Kita Menambah Generasi
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik menyerahkan hadiah kepada kepada ibu guru yang hamil disela-sela launching penghijauan di SD 1 Lhok Kaju, Kecamatan Indrajaya, Rabu (11/9/2019). 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik, memerintahkan guru yang hamil untuk naik di atas panggung.

Abusyik melakukan itu menyampaikan kata sambutan dalam acara launching penghijauan di SD 1 Lhok Kaju, Kecamatan Indrajaya, Pidie, Rabu (11/9/2019).

Pantauan Serambinews.com, Rabu (11/9/2019), saat Abusyik sedang pidato yang awalnya menggunakan teks dan kemudian tidak memakai teks.

Abusyik tiba-tiba meminta ibu guru yang hamil untuk tunjuk tangan. Sejumlah ibu guru yang duduk di bawah tenda malu-malu mengangkat tangan ke atas.

Sehingga membuat Abusyik geram. Bahkan, Abusyik minta kepada Kadis Pendidikan Pidie, H Idhami MSi, agar guru yang hamil dinaikkan ke atas panggung.

Baca: Jumat dan Sabtu, Peserta Gowes Bank Aceh Bisa Ambil Baju di Kantor Serambi Indonesia

Baca: Sekda Nagan Tandatangani Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik

Baca: HUT Ke 20, Pemkab Bireuen dan Serambi Gelar Fun Bike dan Fun Walk, Pendaftaran Segera Dibuka

"Saya akan memberikan hadiah bagi guru hamil yang bersedia naik ke atas panggung," tegasnya.

Akhirnya dua guru yang hamil naik ke atas panggung.

"Begitu banyak guru yang hadir di lauching penghijauan, hanya dua ibu guru yang hamil. Bagaimana kita menambah generasi," tanya Abusyik yang disambut gelak tawa tamu yang hadir.

Abusyik pun memberikan hadiah berupa uang kepada guru hamil yang naik di atas panggung.

Abusyik menambahkan, penghijauan di sekolah perlu digelorakan, agar suasana di sekolah sejuk. Sehingga proses belajar mengajar di sekolah akan berlangsung nyaman.

"Murid di sekolah tanggung jawab ibu guru. Untuk itu, guru harus mampu mengorbitkan muridnya menjadi cerdas," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Abusyik juga mengimbau kepada masyarakat supaya tidak menggunakan zat kimia pada tanaman, terutama pada penyemprotan.

Sebab, kini ramai warga yang terserang penyakit akibat mengkonsumsi makanan yang mengandung zat kimia.(*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved