Berita Aceh Utara

Polisi Tangkap Pria asal Medan dan Jawa Tengah di Jambo Aye, Ini Kasusnya

"Petugas mendapat informasi dari warga, dua pria tersebut selama ini sering membawa sabu-sabu yang diduga untuk diedarkan di kawasan Tanah Jambo Aye"

Polisi Tangkap Pria asal Medan dan Jawa Tengah di Jambo Aye, Ini Kasusnya
Doc. Polres Aceh Utara
Dua pria diamankan petugas ke Mapolres Aceh Utara karena terlibat kasus narkoba. 

“Petugas kita mendapat informasi dari warga, dua pria tersebut selama sering membawa sabu-sabu yang diduga untuk diedarkan di kawasan Tanah Jambo Aye dan sekitarnya,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Narkoba, AKP Ildani Ilyas.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Dua pria yang berasal dari Jawa Tengah dan Medan, ditangkap polisi di depan pertokoan Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara pada Selasa (10/9/2019) sore.

Setelah ditangkap keduanya dibawa dibawa ke Mapolres Aceh Utara.

Dua tersebut adalah Sulistiawan (36), asal Desa Rengas Pulo, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan dan Sunardi (44,) warga Desa Bumi Aji, Kecamatan Gondong, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.

Baca: Jokowi dan Janji-janjinya untuk Papua, Bangun Istana Presiden hingga Pemekaran Wilayah

“Petugas kita mendapat informasi dari warga, dua pria tersebut selama sering membawa sabu-sabu yang diduga untuk diedarkan di kawasan Tanah Jambo Aye dan sekitarnya,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Narkoba, AKP Ildani Ilyas kepada Serambinews.com, Rabu (11/9/2019).

Kemudian petugas, kata Kasat Narkoba menyelidiki kebenaran informasi tersebut untuk memastikannya.  

Setelah mendapatkan informasi keberadaan keduanya, kemudian petugas sekira pukul 15.40 WIB menangkap dua pria tersebut di depan pertokoan Kota Pantonlabu.

Baca: Gara-gara Tak Diberi Uang untuk Main PUBG, Seorang Anak Tega Mutilasi Tubuh Ayah dengan Pisau Daging

“Dari tangan kedua pria tersebut petugas mengamankan satu paket narkotika jenis sabu yang dikemas dengan plastik bening seberat 0,14 gram. Kemudian keduanya langsung dibawa ke Mapolres Aceh Utara untuk proses penyidikan dan pengembangan kasus tersebut,” kata Kasat Narkoba.

Pengembangan tersebut dilakukan penyidik, untuk mengetahui dari mana kedua tersangka mendapatkan barang bukti tersebut dan digunakan untuk apa, dikonsumsi sendiri, atau diedarkan kembali.

“Karena itu kita butuh penyelidikan lanjutan kasus ini,” pungkas AKP Ildani. (*) 

Baca: 30 Anggota DPRK Banda Aceh Terpilih Dilantik Pagi Ini, Ini Nama-namanya

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved