Berita Bireuen

Jalan Longsor di Krueng Simpo Bireuen-Takengon Mulai Ditancapkan Pohon Kelapa

Penanganan darurat dengan menancapkan atau memasang batang kepala (proteck) pada jurang badan jalan

Jalan Longsor di Krueng Simpo Bireuen-Takengon Mulai Ditancapkan Pohon Kelapa
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Jalan longsor di KM 18,3 Bireuen-Takengon ditangani darurat dengan menancapkan batang kelapa di bagian bawah untuk mencegah longsor melebar sebelum ditangani secara permanen. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Badan jalan yang longsor sejak beberapa bulan lalu di KM 18,3 Bireuen-Takengon kawasan Krueng Simpo, Juli Bireuen mulai ditangani walaupun masih darurat.

Penanganan darurat dengan menancapkan atau memasang batang kepala (proteck) pada jurang badan
jalan. 

Ini dilakukan untuk penahan badan jalan longsor semakin luas dan lebar sebelum ditangani secara permanen.

Amatan Serambinews.com, sejumlah batang kelapa ditanam di bagian samping sebelah timur jalan.

Kemudian ditimbun untuk mencegah longsor meluas.

Baca: Hati-hati! Longsor Jalan Bireuen-Takengon Km 18,5 Krueng Simpo Makin Parah, 200 Meter Jalan Amblas

Badan jalan itu longsor sejak beberapa bulan lalu dan mengkhawatirkan para pengendara.

Karena hampir sepertiga badan jalan sudah longsor.

Pada lokasi longsor telah dipasang police line sebagai tanda bahaya melintasi kawasan itu.

Para pengendara baik dari arah Bireuen maupun Takengon setiba di kawasan itu langsung melambat.

Apabila ada kendaraan berpapasan satu kendaraan langsung berhenti, arus lalulintas
tetap lancar walaupun badan jalan longsor.

Baca: Diundang Hadiri Kongres PNA di Bireuen, Darwati Pilih Ikut Rapat IMKB di Banda Aceh

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Ruas Jalan Bireuen-Takengon, Dinas Cipta Karya Aceh, Zulfian mengatakan, kerusakan tepi jalan di kawasan Krueng Simpo, Juli yang terjadi sejak beberapa bulan lalu sedang dipasang batang kelapa penahan atau diproteck.

Menancapkan atau memasang sejumlah batang kelapa di bagian bawah untuk mencegah longsor melebar dan meluas sebagai penanganan sementara sebelum diperbaiki secara permanen.

" Ini sebagai penanganan sementara sebelum ditangani secara permanen,” ujarnya. (*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved