Operasi Bibir Sumbing

Smile Train Aceh Kembali Tawarkan Operasi Gratis Pasien Bibir Sumbing

Lembaga Amal Smile Train Aceh, kembali menawarkan operasi gratis terhadap pasien yang menderita bibir sumbing.

Smile Train Aceh Kembali Tawarkan Operasi Gratis Pasien Bibir Sumbing
TIM dokter yang diketuai dr M Jailani SpBP-RE(K) mengoperasi 2 dari 17 pasien bibir sumbing di Rumah Sakit Malahayati Banda Aceh, Minggu (28/1). Operasi plastik gratis ini hasil kerja sama Serambi Indonesia dengan organisasi amal dunia Smile Train, dalam rangka HUT Ke-29 Harian tersebut. 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Lembaga Amal Smile Train Aceh, kembali menawarkan operasi gratis terhadap pasien yang menderita bibir sumbing.

Untuk bayi, syaratnya minimal berusia 3 bulan dan berat badan minimal 5 kilogram. 

“Bila ada di antara warga yang menderita bibir sumbing, kami siap membantu operasi secara gratis. Cukup menyerahkan foto copi KTP dan KK orangtua,” kata Koordinator Smile Train Aceh, Rahmat Maulizar kepada Serambinews.com, Minggu (15/9/2019).

Kegiatan sosialisasi di Kabupaten Abdya, ditemukan satu bayi dari salah seorang warga kurang mampu Desa Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie.

“Bayi atau anak kedua dari pasangan Salmi dan Safrida ini sudah kami kunjungi ke rumahnya, Sabtu,” kata Rahmat.

Sambutan kedua orang sangat baik, sehingga pelaksanaan operasi dijadwalkan bulan depan di Rumah Sakit Malahati Banda Aceh.

Seperti pasien bibir sumbing yang lainnya, operasi bibir sumbing asal Abdya itu juga akan ditangani tiga spesialis bedah plastik, yaitu dr Muhammad Jailani SpBP RE-(k), dr Mirnasari SpBP RE dan dr Samsul Rizal SpBP RE.

Untuk menjalani operasi bibir sumbing, tidak ada batasan usia (anak-anak, remaja, dewasa dan orangtua), kecuali untuk bayi harus berusia minimal 3 bulan dan berat badan 5 kilogram.

Kegiatan amal tersebut juga tidak melihat status miskin dan kaya, semua bisa dibantu operasi secara gratis.

Smile Train Aceh punya target, anak-anak  Aceh yang menderita bibir sumbing agar terus tersenyum. “Anak-anak kita tidak perlu malu atau minder karena bibir sumbing, melainkan  harus terus tersenyum dan mampu berpretasi. Kita siap membantu,” papar Rahmat.

Terhadap orang tua yang punya anak menderita bibir sumbing, diminta tidak perlu menunda-nunda operasi. “Lebih cepat sangat bagus, dalam hal ini sangat dibutuhkan dukungan orangtua,” katanya.

Rahmat Maulizar menjelaskan ada yang perlu dipahami oleh para orangtua bahwa pelaksanaan operasi sebenarnya ada tiga tahapan. Pertama, operasi bibir sumbing. Kedua, operasi celah langit bocor. Ketiga, operasi hidung yang miring.

Tapi, untuk operasi celah langit, untuk bayi minimal berusia 9 bulan dan berat badan mencapai 10 kg. Sedangkan untuk hasil operasi yang belum sempurna, juga masih bisa diperbaiki.

Bila di antara kita menemukan penderita bibir sumbing, agar menghubungi Rahmat Maulizar, nomor Hp: 081360395730.(*)

Baca: Kebakaran Lahan Masih Terjadi, Satu Rumpun Bambu di Mon Mata Lhoong Terbakar

Baca: Rusak Parah, Jembatan Gantung di Gampong Pante Garot Masih Dilintasi Warga

Baca: Besok, PSBL Langsa Vs Persidi Idi Berebut Juara Grup E, Panitia Apresiasi Persal dan Persimura

Baca: Harga TBS Sawit di Abdya Mulai Bersaing, Harga di Tingkat Petani Rp 850 sampai Rp 920 Per Kg

Baca: Ini Kecamatan di Aceh Utara yang belum Tuntas Cairkan Dana Desa Tahap Dua

Baca: Kasus Terbakarnya Rumah Wartawan belum Terungkap, Ini Permintaan Korban kepada Kapolres Agara

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved