Operasi Bibir Sumbing
Smile Train Aceh Kembali Tawarkan Operasi Gratis Pasien Bibir Sumbing
Lembaga Amal Smile Train Aceh, kembali menawarkan operasi gratis terhadap pasien yang menderita bibir sumbing.
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Lembaga Amal Smile Train Aceh, kembali menawarkan operasi gratis terhadap pasien yang menderita bibir sumbing.
Untuk bayi, syaratnya minimal berusia 3 bulan dan berat badan minimal 5 kilogram.
“Bila ada di antara warga yang menderita bibir sumbing, kami siap membantu operasi secara gratis. Cukup menyerahkan foto copi KTP dan KK orangtua,” kata Koordinator Smile Train Aceh, Rahmat Maulizar kepada Serambinews.com, Minggu (15/9/2019).
Kegiatan sosialisasi di Kabupaten Abdya, ditemukan satu bayi dari salah seorang warga kurang mampu Desa Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie.
“Bayi atau anak kedua dari pasangan Salmi dan Safrida ini sudah kami kunjungi ke rumahnya, Sabtu,” kata Rahmat.
Sambutan kedua orang sangat baik, sehingga pelaksanaan operasi dijadwalkan bulan depan di Rumah Sakit Malahati Banda Aceh.
Seperti pasien bibir sumbing yang lainnya, operasi bibir sumbing asal Abdya itu juga akan ditangani tiga spesialis bedah plastik, yaitu dr Muhammad Jailani SpBP RE-(k), dr Mirnasari SpBP RE dan dr Samsul Rizal SpBP RE.
Untuk menjalani operasi bibir sumbing, tidak ada batasan usia (anak-anak, remaja, dewasa dan orangtua), kecuali untuk bayi harus berusia minimal 3 bulan dan berat badan 5 kilogram.
Kegiatan amal tersebut juga tidak melihat status miskin dan kaya, semua bisa dibantu operasi secara gratis.
Smile Train Aceh punya target, anak-anak Aceh yang menderita bibir sumbing agar terus tersenyum. “Anak-anak kita tidak perlu malu atau minder karena bibir sumbing, melainkan harus terus tersenyum dan mampu berpretasi. Kita siap membantu,” papar Rahmat.
Terhadap orang tua yang punya anak menderita bibir sumbing, diminta tidak perlu menunda-nunda operasi. “Lebih cepat sangat bagus, dalam hal ini sangat dibutuhkan dukungan orangtua,” katanya.
Rahmat Maulizar menjelaskan ada yang perlu dipahami oleh para orangtua bahwa pelaksanaan operasi sebenarnya ada tiga tahapan. Pertama, operasi bibir sumbing. Kedua, operasi celah langit bocor. Ketiga, operasi hidung yang miring.
Tapi, untuk operasi celah langit, untuk bayi minimal berusia 9 bulan dan berat badan mencapai 10 kg. Sedangkan untuk hasil operasi yang belum sempurna, juga masih bisa diperbaiki.
Bila di antara kita menemukan penderita bibir sumbing, agar menghubungi Rahmat Maulizar, nomor Hp: 081360395730.(*)
Baca: Kebakaran Lahan Masih Terjadi, Satu Rumpun Bambu di Mon Mata Lhoong Terbakar
Baca: Rusak Parah, Jembatan Gantung di Gampong Pante Garot Masih Dilintasi Warga
Baca: Besok, PSBL Langsa Vs Persidi Idi Berebut Juara Grup E, Panitia Apresiasi Persal dan Persimura
Baca: Harga TBS Sawit di Abdya Mulai Bersaing, Harga di Tingkat Petani Rp 850 sampai Rp 920 Per Kg
Baca: Ini Kecamatan di Aceh Utara yang belum Tuntas Cairkan Dana Desa Tahap Dua
Baca: Kasus Terbakarnya Rumah Wartawan belum Terungkap, Ini Permintaan Korban kepada Kapolres Agara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tim-dokter-yang-diketuai-dr-m-jailani-spbp-rek-mengoperasi-2-dari-17-pasien_20180129_101246.jpg)