Sawit
Harga TBS Sawit di Abdya Mulai Bersaing, Harga di Tingkat Petani Rp 850 sampai Rp 920 Per Kg
Harga TBS kelapa sawit di tingkat petani di Abdya mulai bersaing pada kisaran Rp 850 sampai Rp 920 per Kg.
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mulai bersaing pada kisaran Rp 850 sampai Rp 920 per kilogram.
Tingkat harga tersebut terjadi peningkatan sangat berarti dibandingkan harga pekan lalu berkisaran Rp 670 sampai Rp 800 per kg di tingkat petani.
Peristiwa itu terjadi setelah Pengusaha Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) Kota Subulussalam menampung TBS kelapa sawit asal Abdya dengan harga lebih tinggi dari Pengusaha PMKS Kabupaten Nagan Raya.
Agen pengepul yang menjual TBS kelapa sawit ke Subulussalam melalui suplier (pemegang SP) selama dua tarakhir membeli sawit dari petani Rp 920 per kg.
Namun, agen pengepul yang menjual TBS kelapa sawit ke PMKS Nagan Raya juga melalui suplier atau pemegang surat pengantar (SP) masih rendah dan bervariasi antara Rp 850 sampai Rp 900 per kg.
“Selama dua hari terakhir, saya menampung TBS sawit langsung di kebun petani Rp 920 per kg,” kata Abdul Razak alias Yong Ardat, Agen Pengepul TBS sawit di Kuala Batee kepada Serambinews.com, Minggu (15/9/2019).
Harga TBS yang ditampung Yong Ardat merupakan tingkat harga tertinggi saat ini. Dia merupakan agen pengepul yang memasok TBS sawit ke PMKS di Subulussalam melalui pemegang SP dengan harga mencapai Rp 1.240 per kg setelah dipotong SP.
Yong Ardat mengaku, setelah pengusaha PMKS Susbulussalam menampung TBS sawit dengan harga lebih tinggi, beberapa pengusaha PMKS di Nagan Raya mulai meningkat harga, sekitar Rp 1.110 per kg.
“Meskipun harga di Nagan Raya masih di bawah harga yang ditampung Subulussalam, tapi mulai bersaing,” katanya.
Akan tetapi dari pantauan Serambinews.com, agen pengepul yang memasok TBS kelapa sawit ke PMKS di Nagan Raya masih menampung TBS sawit dari petani dengan harga bervariasi antara Rp 850 sampai Rp 900 per kg.
Malahan, Salim, agen pengepul di Kuala Batee ketiga dihubungi Serambinews.com mengaku membeli sawit dari petani antara Rp 830 sampai Rp 850 per kg.
“Saya tak berani lebih dari itu karena PMKS di Nagan Menampung Rp 1.080 per kg sejak tiga hari terakhir,” katanya.
Sedangkan Iwan, agen pengepul di Babahrot mengaku membeli TBS sawit dari petani Rp 900 per kg selama dua hari terakhir. TBS sawit yang terkumpul dipasok ke PMKS di Nagan Raya melalui pemegang SP atau suplier.
Baca: Mualem Dukung Kelanjutan Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Abdya
Baca: Agen Pengepul di Abdya Beralih Pasok TBS Sawit ke Subulusalam, Ini Sebabnya
Baca: Usaha Kelapa Sawit di Subulussalam Antara Harapan dan Kekhawatiran
Baca: Ketua Apkasindo Subulussalam: Harga TBS Sawit Harusnya Bisa di Atas Rp 1.180 Per Kg
Meskipun harga TBS kelapa sawit mulai meningkat dibanding akhir Agustus lalu, petani di Abdya, terutama di Kuala Batee dan Babahrot kecewa karena terjadi perbedaan mencolok harga beli antara agen pengepul yang masuk sawit ke Nagan Raya dengan Subulussalam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sawittttt.jpg)