Sawit

Harga TBS Sawit di Abdya Mulai Bersaing, Harga di Tingkat Petani Rp 850 sampai Rp 920 Per Kg

Harga TBS kelapa sawit di tingkat petani di Abdya mulai bersaing pada kisaran Rp 850 sampai Rp 920 per Kg.

Harga TBS Sawit di Abdya Mulai Bersaing, Harga di Tingkat Petani Rp 850 sampai Rp 920 Per Kg
Serambinews.com
Pekerja sedang memuat TBS kelapa sawit di areal perkebunan milik petani di kawasan Jalan 30 atau Jalan Lingkar Babahror-Surien, Kuala Batee, Abdya, Sabtu (14/9/2019). 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mulai bersaing pada kisaran Rp 850 sampai Rp 920 per kilogram.

Tingkat harga tersebut terjadi peningkatan sangat berarti dibandingkan harga pekan lalu berkisaran Rp 670 sampai  Rp 800 per kg di tingkat petani.

Peristiwa itu terjadi setelah Pengusaha Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) Kota Subulussalam menampung TBS kelapa sawit asal Abdya dengan harga lebih tinggi dari Pengusaha PMKS Kabupaten Nagan Raya.

Agen pengepul yang menjual TBS kelapa sawit ke Subulussalam melalui suplier (pemegang SP) selama dua tarakhir membeli sawit dari petani Rp 920 per kg.

Namun, agen pengepul yang menjual TBS kelapa sawit ke PMKS Nagan Raya juga melalui  suplier atau pemegang surat pengantar (SP) masih rendah dan bervariasi antara Rp 850 sampai Rp 900 per kg.

“Selama dua hari terakhir, saya menampung TBS sawit langsung di kebun petani Rp 920 per kg,” kata  Abdul Razak alias Yong Ardat, Agen Pengepul TBS sawit di Kuala Batee kepada Serambinews.com, Minggu (15/9/2019).

Harga TBS yang ditampung Yong Ardat merupakan tingkat harga tertinggi saat ini. Dia merupakan agen pengepul yang memasok TBS sawit ke PMKS di Subulussalam melalui pemegang SP dengan harga mencapai Rp 1.240 per kg setelah dipotong SP.

Yong Ardat mengaku, setelah pengusaha PMKS Susbulussalam menampung TBS sawit dengan harga lebih tinggi, beberapa pengusaha PMKS di Nagan Raya mulai meningkat harga, sekitar Rp 1.110 per kg.  

“Meskipun harga di Nagan Raya masih di bawah harga yang ditampung  Subulussalam, tapi mulai bersaing,” katanya.

Halaman
123
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved