Berita Pidie

Mantan Keuchik Paloh Teungeh Keumala Serahkan Dana Kerugian Negara, Capai 1 Milliar Lebih

"Adanya beberapa temuan dana gampong hasil audit tim auditur Inpektorat Pidie dari bukti pertanggungan jawaban Rp 1, 1 miliar selama tiga tahun,"

Mantan Keuchik Paloh Teungeh Keumala Serahkan Dana Kerugian Negara, Capai 1 Milliar Lebih
SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR
Ketua Inspektorat Pidie, Mustafa Kamal, menerima dana kerugian keuangan negara yang diserahkan mantan Keuchik Paloh Teungoh, Kecamatan Keumala, Jakfar di Kantor Kejaksaan Pidie, Selasa (17/9/2019). 

"Adanya beberapa temuan dana gampong hasil audit tim auditur Inpektorat Pidie dari bukti pertanggungan jawaban Rp 1, 1 miliar selama tiga tahun,"

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Inspektorat Pidie menemukan kerugian keuangan negara dana Gampong Paloh Teungoh, Kecamatan Keumala selama tiga tahun (2016 ,2017, dan 2019).

Dana temuan kerugian keuangan negara telah diserahkan Mantan Keuchik Paloh Teungoh, Jakfar, di Kantor Kejaksaan Negeri Pidie, Selasa (17/9/2019).

Temuan kerugian negara itu setelah Inspektorat Pidie selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintahan (APIP) yang melakukan audit. 

Baca: N Istri Ketujuh Pria M, Kasus Kadi Liar Nikahkan Pasangan Masih Beristri dan Bersuami

Hasil pemeriksaan kasus (LHPK) Gampong Paloh Teungoh dituangkan dalam dokumen nomor 700/22/LHPK-IK/2019. 

"Adanya beberapa temuan dana gampong hasil audit tim auditur Inpektorat Pidie dari bukti pertanggungan jawaban Rp 1, 1 miliar selama tiga tahun," kata Kepala Inspektorat Pidie, Mustafa Kamal SH MSi, kepada Serambinews.com, Senin (17/9/2019).

Ia menyebutkan, mantan Keuchik Gampong Paloh Teungoh, Jakfar, telah menyetor dana hasil temuan tersebut Rp 166.320.117 ke Rekening Kas Gampong (RKG).

Kata Mustafa, hasil temuan tersebut berdasarkan rincian dana relisasi dana di luar APBG tahun 2016 ditemukan Rp 71.063.948.

Baca: Ubah Napi Jadi Dai, Kemenkumham Aceh Bentuk Pesantren di Lapas

Lalu, realisasi anggaran di luar APBG tahun 2017 yang ditemukan Rp 48.958.000 dan tealisasi anggaran di luar APBG yang ditemukan Rp 46.298.169 tidak dipertanggung jawabkan. 

"Keuchik juga telah menyetor kembali dana Rp 14.300.000 ke rekening BUMG Gampong Paloh Teungoh hasil temuan auditur," sebutnya.

Ia menegaskan, dari hasil audit ditemukan kerugian keuangan negara Rp 180.620.117. 

Rinciannya, Rp 92.551.948, Rp 14.300.000, Rp 28.770.000 dan Rp 46.298.169. 

 "Keuchik menyerahkan slip bank sebagai bukti penyerahan kepada Inspektorat Pidie yang disaksikan JPU Kejari Pidie," pungkasnya. (*)

Baca: DPRA Adakan Pertemuan dengan Kemendagri, Iskandar Usman Al Farlaky: Hanya Konsultasi Biasa

 

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved