Minggu, 3 Mei 2026

Berita Aceh Singkil

Muzakarah Ulama Internasional akan Digelar di Aceh Singkil, Ini Tujuannya

Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, mengatakan pihanya mendukung penuh rencana pelaksaan muzakarah ulama internasional di daerahnya pada 2020 mendatang...

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Murabbi Majelis Pengajian Tauhid Tasawuf Asia Tenggara, Abuya Syekh Amran Waly tanta tangan hibah tanah lokasi posko MPTTI di dekat pantai Cemara Indah Gosong Telaga, Singkil Utara, Aceh Singkil, Selasa (17/9/2019). 

Muzakarah Ulama Internasional Digelar di Aceh Singkil, Ini Tujuannya

Laporan: Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, mengatakan pihanya mendukung penuh rencana pelaksaan muzakarah ulama internasional di daerahnya pada 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Dulmusrid, saat menyampaikan sambutan dalam peringatan tahun baru Islam 1441 hijriah, yang dihadiri Murabbi Majelis Pengajian Tauhid Tasawuf Asia Tenggara, Abuya Syekh Amran Waly, di Alun-alun depan kantor bupati, di Pulo Sarok, Singkil, Selasa (17/9/2019).

"Menyahuti permintaan dari pengurus Majelis Pengajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTTI) Aceh Singkil, kami mendukung penuh rencana muzakarah ulama internasional di Aceh Singkil," kata Dulmusrid.

Terkait hal itu, Bupati Aceh Singkil meminta doa dari para ulama agar, pelaksanaan muzakarah ulama internasional bisa terlaksana dengan baik pada waktunya.

"Doa para ulama sangat kami butuhkan demi kebaikan seluruh masyarakat kami," ujar Bupati.

Sementara itu Murabbi Majelis Pengajian Tauhid Tasawuf Asia Tenggara, Abuya Syekh Amran Waly mengatakan, muzakarah ulama internasional, bertujuan menghimpun pendapat ulama.

Kemudian Aceh, sebutnya dikenal sebagai tempat para ulama. Sehingga ulama berkumpul memberikan masukan demi kebaikan negeri ini.

Shonna, Mahasiwi Cantik yang Berprestasi Sejak Kecil dan Jago Pidato Bahasa Inggris

Ratusan Hektare Pala Mati, Diserang Penggerek Batang dan Jamur Akar Busuk

Penyair Subhan Mengaku GAM Asli Kini Menulis Puisi di Padang Panjang

"Para ulama Indonesia bisa berkumpul memberikan pendapat untuk kebaikan bersama," ujarnya.

Pemkab Aceh Singkil, bersama MPTTI mengelar peringatan tahun baru 1441 hijriah.

Peringatan diisi dengan tausiyah akbar dan rateb seribee yang dipimpin Murabbi Majelis Pengajian Tauhid Tasawuf Asia Tenggara, Abuya Syekh Amran Waly.

Di lokasi terlihat Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, Kapolres AKBP Andrianto Argamuda, Forkompimda, Sekda Drs Azmi, alim ulama serta pejabat lainnya.

Seniman Din Saja Dioperasi di RSPAD Gatot Soebroto, Sempatkan Ikut Lomba Drama Pendek di Ibukota

Lokasi Wisata tak Terawat, Tumpukan Sampah Hiasi Waduk Pusong  

Acara itu dihadiri jemaah berpakaian serba putih. Mereka duduk di bawah tenda yang disediakan panitia.

Jemaah datang dari berbagai pelosok Aceh Singkil, sejak pagi. Kendati acara di lapangan terbuka itu baru dimulai sekitar pukul 09.30 WIB.

Abuya Syekh Amran Waly mengatakan, dalam ajaran tasawuf ada empat hukum yang harus diketahui. Antaralain hukum akal aqidah, hukum perintah dan larangan. Lalu harus tahu hukum adatullah dan hukum azal.

Dalam kesempatan itu Abuya Amran Waly menyinggung dirinya kerap mendapat fitnah. Kondisi itu tidak membuat surut berdakwah dan memberikan nasihat. "Yang fitnah saya karena belum mengerti. Sekarang sudah berkurang karena mengerti," jelas Abuya.

Usai tausiyah Abuya Amran Waly meninjau lokasi pembangunan posko MPTRTI di dekat pantai Cemara Indah Gosong Telaga, Singkil Utara.(*)

Heroik, Ayah di Aceh Timur Ini Bertaruh Nyawa Selamatkan Putrinya dari Kepungan Api

Daftar Universitas Terbaik di Indonesia Ini Masuk Peringkat Dunia Versi THE, Kampus Kamu Termasuk?

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved