Berita Aceh Jaya
Pemkab Aceh Jaya Sosialisasi Bantuan Pangan Nontunai
Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Yusri S membuka kegiatan acara sosialisasi bantuan pangan nontunai (BPNT) tahun 2019 yang dilaksanakan di Aula lantai III
Penulis: Riski Bintang | Editor: Yusmadi
Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya
SERAMBINEWS.COM, CALANG - Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Yusri S membuka kegiatan acara sosialisasi bantuan pangan nontunai (BPNT) tahun 2019 yang dilaksanakan di Aula lantai III kantor Bupati setempat, Rabu (18/9/2019).
Wakil Bupati Aceh Jaya, Yusri S dalam arahannya menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo memerintahkan setiap penyaluran bantuan dilaksanakan secara nontunai melalui perbankan ke rekening penerima manfaat secara langsung.
Perubahan pola penyaluran bansos dari tunai menjadi nontunai adalah pelaksanaan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang diharapkan dapat meningkatkan akses keuangan dan kesejahteraan masyarakat.
Yusri menambahkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan pengganti bantuan pangan rastra.
Dalam bantuan itu, keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan bantuan sebesar Rp. 110.000 per bulan yang disalurkan melalu rekening perbankkan dan diperuntukkan untuk membeli bahan pangan dalam keluarga.
“Program BPNT baru akan dimulai pada bulan september 2019 ini sebagai pengganti program bansos rastra Kementerian Sosial RI,” jelasnya.
Dengan hadirnya Program BPTN ini dapat membantu Pemerintah Aceh Jaya dalam rangka penanganan permasalahan kemiskinan dengan memberikan bantuan pangan kepada PKM dalam mengurangi beban pengeluaran masyarakat.
Baca: Aksi Maling HP Terekam CCTV di Lhokseumawe, Lihat Videonya di Sini
Baca: Perbanyak Calon Hafiz, Ini yang Dilakukan Kankemenag Bireuen
Baca: Hendra Fadhli Minta Bupati Abdya Kembali Bagikan Lahan untuk Korban Konflik, Ini Tujuannya
Program BPNT ini harus di dukung dengan data yang akurat terhadap penerima mamfaat yang berasal dari keluarga miskin.
Data dari BPS Aceh 2019 merilis, tingkat angka kemiskinan terjadi penurunan, namun Aceh masih mendudukin peringkat pertama provinsi termiskin di Sumatra dengan jumlah 819 ribu jiwa atau 15,32 persen.
Sedangkan data yang dirilis BPS Aceh Jaya tahun 2018 jumlah penduduk miskin di Aceh Jaya mencapai 12.846 jiwa atau 14,16 persen.
Turunnya angka kemiskinan di Aceh menurut BPS disebabkan oleh sejumlah program pemerintah seperti Bantuan Sosial Beras Sejatera (RASTRA) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Tgk yusri mengharapkan para keuchik dalam Kabupaten Aceh Jaya dapat proaktif dalam melakukan pemutakhiran data kemiskinan melalui basis data terpadu penanganan kemiskinan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sosialisasi-non-tunai_20180814_160426.jpg)