Berita Aceh Tengah
Jauhari Kembali Pimpin RAPI Aceh Tengah, Ini Harapannya
Jauhari ST (JZ01GJR) dipercaya untuk kedua kalinya menjabat sebagai Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Kabupaten Aceh Tengah, setelah
Penulis: Mahyadi | Editor: Jalimin
Jauhari Kembali Pimpin RAPI Aceh Tengah, Ini Harapannya
Laporan Mahyadi | Aceh Tengah
SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Jauhari ST (JZ01GJR) dipercaya untuk kedua kalinya menjabat sebagai Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Kabupaten Aceh Tengah, setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) yang berlangsung Kamis (19/9/2019) di Bale Pendari, Kota Takengon.
Jauhari akan menakhodai RAPI 01.18 Wilayah Aceh Tengah, priode 2019-2023. Setelah terpilih, ketua maupun pengurus langsung dilantik oleh Ketua RAPI Daerah Aceh, Rahmat Salam (JZ01BIR).
“Alhamdulillah, kami masih dipercaya menjadi Ketua RAPI Aceh Tengah untuk kedua kalinya,” kata Jauhari.
Menurutnya, pelaksanaan Muswil RAPI 01.18 Wilayah Aceh Tengah, terkesan dadakan, padahal pelaksanaan muswil seharusnya sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Bahkan sudah beberapa kali mandat diperpanjang.
“Jadi karena kesibukan kami, sehingga pelaksanaan muswil sempat tertunda. Baru hari ini, bisa terlaksana,” sebut Jauhari.
Ini Politisi Demokrat yang Ditunjuk Sebagai Ketua DPRK Abdya Definitif
FDK UIN Ar-Raniry Hadirkan Lima Negara Isi Seminar Muslim Minoritas di Asia Tenggara
DPRK Aceh Tamiang Diminta Bentuk Pansus Ambulans
Seyogyanya, lanjut Jauhari, sudah menjadi kewajiban ketika dilaksanakan Muswil, harus mengundang seluruh ketua RAPI se-Aceh. Namun, karena kondisi waktu yang terbatas sehingga Muswil RAPI Aceh Tengah, tidak dihadiri ketua RAPI kabupaten/kota di Aceh.
“Untuk itu, kami sampaikan permohonan maaf, bukan karena disengaja, tetapi karena keterbatasan waktu,” ucapnya.
Dia menyebutkan, ada beberapa program yang akan dijalankan ke depannya, diantaranya terkait peningkatan kapasitas sumberdaya anggota RAPI Aceh Tengah, serta pembenahan fasilitas serta perangkat komunikasi.
Alat Panen Terkena Kabel Listrik Tegangan Tinggi, Seorang Pemanen Sawit Meninggal
“Terkait SDM, kami akan membekali anggota RAPI tata cara berkomunikasi, khususnya ketika menyampaikan informasi bencana sesuai dengan kode etik,” ujarnya.
Ditambahkan, keberadaan RAPI diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Apalagi, RAPI merupakan salah satu organisasi siaga bencana, sehingga setiap ada bencana anggota RAPI harus berada di lapangan.
“Sekecil apapun bencana, RAPI harus bisa berperan sebagai bentuk partisipasi dalam menanggulangi suatu bencana,” pungkasnya.(*)
Pocut Haslinda Syahrul, Penulis Buku Sejarah dan Budaya Aceh, Membaca Lebih 1000 Judul Buku
Sejumlah Tokoh Lintas Lembaga Bahas Masa Depan Pendidikan Aceh
Wali Kota Lhokseumawe Janjikan Bonus untuk Peraih Juara MTQ Aceh di Sigli, Nilainya Berapa Ya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jauhari-ketua-rapi-0118-wilayah-aceh-tengah-periode-2019-2023.jpg)