Bandara
Dukung Pembangunan Bandara, Bupati Mursil Siap Hibahkan Tanah 20 Hektare
Bupati Aceh Tamiang H Mursil pun secara tegas mengaku siap menghibahkan tanahnya seluas 20 hektare untuk mendukung pembangunan bandara.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Selain berhasrat membuat pelabuhan internasional, Pemkab Aceh Tamiang juga serius menggarap pembangunan bandar udara.
Keberadaan dua fasilitas transportasi modern ini dinilai sudah layak berada di Aceh Tamiang sebagai penopang utama roda perekonomian.
Bupati Aceh Tamiang H Mursil pun secara tegas mengaku siap menghibahkan tanahnya seluas 20 hektare untuk mendukung pembangunan bandara.
Tawaran ini kata dia sudah pernah diajukan ketika Irwandi Yusuf masih aktif sebagai Gubernur Aceh.
Baca: Pengesahan APBA 2020 Dijadwalkan Akhir Bulan Ini, Pengamat: Jangan Kejar Tayang
Baca: Pengunjung Lapas Kedapatan Selundupkan Sabu dalam Nasi, Begini Kejadiannya Hingga Diketahui Sipir
Baca: Tak Terima Ditilang, Seorang Pria Dipukul Polisi hingga Tewas, Sempat Minta Tolong Tapi Tak Digubris
"Ada tanah saya 40 hektare di Sungaikuruk. Di zaman Pak Irwandi gubernur, sudah saya tawarkan 20 hektare untuk bandara," kata Mursil, Sabtu (21/9/2019).
Dia memastikan tawaran menghibahkan tanah pribadinya ini masih berlaku.
Dia berhasrat di masa mendatang Aceh Tamiang memiliki kargo udara, sehingga potensi ekonomi yang dimiliki bisa digarap lebih maksimal.
"Kami butuh dukungan. Tidak bisa bekerja sendiri untuk membangun bandara ataupun pelabuhan," kata dia.
Sebelumnya Mursil membawa rombongan Bea Cukai Aceh ke lokasi yang diproyeksikan dibangun Pelabuhan Seruway.
Bahkan Asosiasi Pengusaha, Importir Aceh Tamiang sudah memulai usulan pembangunan pelabuhan ini dengan membersihkan areal dan menegeruk alur sedalam lima meter.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ukur-567.jpg)