Breaking News:

Berita Aceh Barat Daya

Nelayan Abdya Beraktvitas Dalam Kabut Asap Semakin Pekat, Jarak 3 Mil Darat Tak Terlihat Lagi

“Daratan tak terlihat lagi dalam jarak 2,5 atau 3 mil,” kata Panglima Laot Kabupaten Abdya, Hasanuddin kepada Serambinews.com

SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Nelayan Susoh, Abdya menggunakan perahu mesin (robin) masih tetap beraktivitas meskipun laut Samadera Hindia diselimuti kabut asap, Senin (23/9/2019). Nelayan mendaratkan perahu robin isi ikan hasil tangkapan di atas pantai dekat PPI Ujong Serangga, Susoh 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Kabut asap yang menyelimuti langit kawasan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak Minggu, berlanjut sampai Senin (23/9/2019), dan tampak semakin pekat.

Kabut asap yang diduga ekses dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Provinsi Riau, mulai menggangu aktivitas para nelayan di Abdya.

Meskipun para nelayan di Kecamatan Susoh, Setia, Tangan-Tangan, Manggeng dan Lembah Sabil, masih tetap beroperasi dalam kabut asap, namun jarak pandang mulai terbatas.

Baca: Akibat Kabut Asap, Aktivitas di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya Terhenti Total

“Daratan tak terlihat lagi dalam jarak 2,5 atau 3 mil,” kata Panglima Laot Kabupaten Abdya, Hasanuddin kepada Serambinews.com, Senin (23/9/2019).

Kendala terbatas jarak pandang akibat kabut asap sangat dirasakan para nelayan yang menggunakan perahu mesin (perahu robin.

Hasanuddin menjelaskan, nelayan yang melakukan aktivitas menangkap ikan dengan menggunakan perahu robin ketika kembali darat.

Sementara daratan tidak kelihatan lagi, maka mereka berpedoman kepada ‘alun tuwoe’ atau gelombang tua.

Pedoman seperti itu memang dilakukan para nelayan masa lalu, ketika daratan tidak terlihat ketika terjadi mendung pekat disertai hujan dan badai.

Baca: Kabut Asap di Abdya, Dinkes Bagikan 4.000 Masker kepada Pengendara

“Untuk kembali ke darat yang tak kelihatan lagi, nelayan berpedoman dari alun tuwoe yang datang dari arah barat,” kata Panglima Laot Abdya.

Halaman
12
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved