Info Singkil

Dekranasda Aceh Singkil Sediakan Souvenir Kaligrafi Kain Kasab

Kaligrafi tersebut dibuat pengrajin lokal yang dititip di showroom Dekrnasda Aceh Singkil, di kawasan Pulo Sarok, Singkil.

Dekranasda Aceh Singkil Sediakan Souvenir Kaligrafi Kain Kasab
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Kaligrafi kain kasab jadi souvenir khas Aceh Singkil, dijula di showroom Dekranasda setempat di Pulo Sarok, Singkil, Selasa (1/10/2019). 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kabupaten Aceh Singkil, memiliki destinasi wisata kelas dunia.

Di antaranya gugusan Kepulauan Banyak serta hutan rawa Singkil, yang dihuni orangutan, bunga vanda hookeriana dan tanaman akuatik lainnya.

Tak mengherankan setiap hari wisatawan domestik maupun asing datang berkunjung silih berganti.

Sayangnya wisatawan masih kesulitan mencari cinderamata khas Aceh Singkil. Sebagai buah tangan untuk dibawa pulang kampung.

Namun itu dulu. Kali ini wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Aceh Singkil, tak perlu lagi bingung mencari cinderamata.

Baca: LPG 3 Kg Langka di Gayo Lues, IRT Tetap Beli Isi Ulang Seharga Rp 35.000/ Tabung

Baca: Game Call of Duty: Mobile Rilis Hari Ini, Download Gratis dan Bisa Dimainkan di HP Spek Rendah

Baca: Dandim Bireuen Irup Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPRK Baca Ikrar

Sebab Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Singkil, telah menyediakan souvenir. Salah satunya kaligrafi kain kasab.

Kaligrafi tersebut dibuat pengrajin lokal yang dititip di showroom Dekrnasda Aceh Singkil, di kawasan Pulo Sarok, Singkil.

"Hasil kerajinan di Dekranasda, merupakan titipan dari pengrajin binaan yang kita bantu pasarkan," kata Ilvi Rahmi Sekretaris Dekranasda Aceh Singkil, Selasa (1/10/2019).

Selain kaligrafi juga tersedia souvenir lainnya. Seperti gantungan kunci, bungkus botol air mineral, tas, sarung bantal, taplak meja dan hasil kerajinan lainnya.

Khusus kaligrafi dengan media kain kasab kental nuansa etnik Aceh Singkil. Kain yang digunakan hiasanya merupakan bahan baju adat dan tabir penutup dinding dalam pesta adat.

Sedangkan tulisan kaligrafinya menggunakan manik-manik.(Diskominfo)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved