Berita Luar Negeri

Seorang Mata-mata CIA Dijatuhi Hukuman Mati di Iran, 3 Lainnya Divonis 10 Tahun Penjara

Pengadilan juga menjatuhkan hukuman penjara 10 tahun kepada tiga orang lain yang didakwa bekerja untuk mata-mata asing

Seorang Mata-mata CIA Dijatuhi Hukuman Mati di Iran, 3 Lainnya Divonis 10 Tahun Penjara
Foto Ilustrasi - Maria Butina ditangkap pemerintah Amerika Serikat atas tuduhan menjadi agen mata-mata Rusia. (Facebook/Maria Butina) 

"Satu orang telah dijatuhi hukuman mati karena bertindak sebagai mata-mata untuk dinas intelijen Amerika, namun putusan itu telah dibanding," kata juru bicara pengadilan Iran, Gholamhossein Esmaili

SERAMBINEWS.COM - Pengadilan Iran telah menjatuhkan hukuman mati untuk seorang yang dianggap bersalah karena telah bekerja sebagai mata-mata badan intelijen AS.

Pengadilan juga menjatuhkan hukuman penjara 10 tahun kepada tiga orang lain yang didakwa bekerja untuk mata-mata asing.

Dia di antaranya disebut bekerja untuk CIA, sementara seorang lainnya menjadi mata-mata Inggris.

Baca: Heboh Grup WA Pelajar STM Tagih Duit Demo, Begitu Dicek Nomor HP Ternyata Mengarah ke Mabes Polri

Vonis pengadilan pada Selasa (1/10/2019) itu muncul di tengah ketegangan yang meningkat antara Teheran dengan AS, sejak Presiden Donald Trump menarik Washington dari Kesepakatan Nuklir 2015 tahun lalu.

Belum dapat dipastikan apakah empat orang yang divonis pengadilan tersebut ada kaitannya dengan klaim Iran di bulan Juli yang menangkap 17 mata-mata yang bekerja untuk CIA.

"Satu orang telah dijatuhi hukuman mati karena bertindak sebagai mata-mata untuk dinas intelijen Amerika, namun putusan itu telah dibanding," kata juru bicara pengadilan Iran, Gholamhossein Esmaili, dikutip AFP.

Sementara dua orang yang dijatuhi hukuman 10 tahun penjara telah diidentifikasi sebagai Ali Nefriyeh dan Mohammad Ali Babapour.

Baca: Ternyata Ini Alasan Pemuda 24 Tahun Menikah Dengan Nenek 81 Tahun

Selain hukuman penjara, keduanya juga diperintahkan untuk membayarkan uang 55.000 dollar AS yang telah mereka terima, menurut dokumen putusan pengadilan.

Sedangkan satu orang lain yang dijatuhi vonis 10 tahun penjara karena menjadi mata-mata Inggris diidentifikasi sebagai Mohammad Amin-Nasab.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved