Berita Abdya
Tak Difungsikan Sejak 3 Tahun Lalu, Bangunan Pasar Sangkalan Susoh Abdya Jadi Persinggahan Ternak
Pasar rakyat tersebut sering menjadi lokasi singgahan ternak kambing. Ketika memasuki musim panen, maka area perkarangan pasar menjadi tempat menjemur
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Nurul Hayati
Karena tidak difungsikan setelah selesai dibangun, pasar rakyat tersebut sering menjadi lokasi singgahan ternak kambing.
Ketika memasuki musim panen, maka area perkarangan pasar menjadi tempat menjemur gabah.
Beberapa warga sekitar mengaku, sangat heran melihat sarana infrastruktur pasar yang telah dibangun menyerap anggaran tidak sedikit, tapi setelah selesai justru tidak difungsikan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Abdya, Azhar Anis ST dihubungi Serambinews.com, Kamis (3/10/2019) mengaku, sedang mencari penyebabnya.
Sehingga, Pasar Sangkalan belum berfungsi hingga sekarang.
Hal itu dilakukan, karena Azhar Anis menempati jabatan tersebut pada 23 Juli lalu.
Baca: Intip Kemesraan Seribuan Mahasiswa dengan Polisi Usai Demo di DPRK Lhokseumawe
Direncanakan, pengelolaan pasar tersebut segera diserahkan kepada Camat Susoh dengan membentuk tim atau badan pengelola pasar.
“Kami segera menggelar rapat dengan Camat Susoh dan pihak terkait lainnya dalam upaya memfungsionalkan Pasar Sangkalan,” kata Azhar Anis.
Bukan saja Pasar Sangkalan, menurut Azhar Anis beberapa pasar lain yang belum fungsional segera dicari solusi.
Sehingga, pasar-pasar itu bisa berfungsi.
Sebut saja pasar di Desa Ladang dan Padang Panjang.
Keduanya juga berada di Kecamatan Susoh.
Baca: Tersangka Pencabulan Anak di Simeulue Ditahan
Pasar di Kecamatan Tangan-Tangan, Manggeng, dan Lembah Sabil diupayakan bisa berfungsi sebagaimana sebuah pasar.
Keterangan diperoleh Serambinews.com s sebenarnya pengelola Pasar Sangkalan sudah dibentuk.
Namun, sepertinya tidak mampu menghidupkan pasar tersebut.