Wawancara Eksklusif
Intens Bantu Warga Aceh di Malaysia
Bukhari bin Ibrahim (45) adalah salah seorang tokoh Aceh yang sejak hampir dua tahun lalu konsisten membantu warga Aceh
Kendala yang paling terasa, sangat sulit melaporkan kasus-kasus yang menimpa tenaga kerja kita ke KBRI. Setiap kali saya datang ke KBRI, tanggapannya selalu dingin. Sepertinya tidak ada orang khusus yang mengurus persoalan ini. Bukan hanya untuk warga Aceh, tapi juga bagi TKI lain dari Indonesia.
Apa pesan Anda, terutama gadis-gadis Aceh yang ingin bekerja di Malaysia?
Saya mengimbau kepada adik-adik, kakak, dan rekan-rekan di Aceh, janganlah terpengaruh, terpedaya atau termakan dengan bujuk rayu seseorang yang mengajak bekerja di Malaysia. Sebab, status orang yang mengajak tersebut tidak menentu, tidak pasti. Kemudian hal seperti ini ilegal. Kita tak pernah tahu siapa yang bisa kita pegang dan ke mana tujuannya. Karena itu saya mengimbau kepada seluruh rakyat Aceh untuk tidak lagi termakan rayuan, bujukan, dan cerita-cerita manis untuk ikut agen-agen ilegal untuk bekerja di luar negeri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bukhari-bin-ibrahim-45-adalah-salah-seorang-tokoh-aceh.jpg)