Berita Aceh Utara

Pihak Keluarga tak Bersedia Petani yang Meninggal di Kebunnya Divisum, Ini Alasannya

Karena tak bersedia divisum, jenazah Abdul Latief pun langsung dibawa pulang ke rumahnya untuk dikebumikan.

Pihak Keluarga tak Bersedia Petani yang Meninggal di Kebunnya Divisum, Ini Alasannya
Hand-over kiriman warga.
Petani yang meninggal di kebun, Minggu (6/10/2019). 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON -  Pihak keluarga menolak polisi melakukan visum terhadap jasad Abdul Latief (60), petani di Desa Geulumpang Payong Kecamatan Baktiya Aceh Utara yang ditemukan tewas di kebun pada Minggu (6/10/2019) sekira pukul 13.30 WIB.

“Setelah ditemukan, korban kami bawa ke Puskesmas untuk divisum, tapi pihak keluarganya menolak,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Baktiya Ipda Mahmud kepada Serambinews.com, Minggu (6/10/2019).

“Anak korban menolak ayahnya divisum, dengan alasan orang tuanya tersebut selama ini memang sering sakit-sakitan,” ujar Kapolsek Baktiya.

Selain itu, di tubuh mayat tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan lainnya.

“Pihak keluarga pun membuat pernyataan tidak keberatan atas kejadian tersebut,” Ipda Mahmud.

Karena tak bersedia divisum, jenazah Abdul Latief pun langsung dibawa pulang ke rumahnya di Gampong Biara Barat Kecamatan Tanah Jambo Aye untuk dikebumikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, petani asal Desa Geulumpang Payong Kecamatan Baktiya Aceh Utara itu ditemukan dalam kondisi sudah tewas di kebun miliknya pada Minggu (6/10/2019) siang pukul 13.30 WIB.

“Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh seorang tukang, Alamsyah (45) M Jamil (45), keduanya asal Desa Alue Rambong Kecamatan Baktiya,” ujar Kapolsek Baktiya Ipda Mahmud kepada Serambinews.com, Minggu (6/10/2019).

Keduanya menemukan jenazah korban saat pergi ke kebun yang tak jauh dari rumah korban. Lalu penemuan tersebut dilaporkan ke keluarga yang kemudian diteruskan ke polisi.

Tak lama kemudian petugas ke lokasi kejadian untuk proses penyelidikan.

“Saat ditemukan mayat berada di kebun milik keluarga yang tidak jauh dari rumah korban,” ujar Kapolsek Baktiya.(*)

Baca: Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Ranto Peureulak

Baca: Tuan Rumah Tri Sakti VC Juara Turnamen Voli Keuchik Cup di Lhokseumawe, Kalahkan Nisam

Baca: Seorang Ibu Terpaksa Melahirkan di Pinggir Jalan Rusak, Bayi Keluar Duluan Sebelum Bidan Tiba

Baca: Presiden Asosiasi Pengusaha Aceh Malaysia Hadiri Kongres Maruah Melayu, Ini Pesan Tun Mahathir

Penulis: Jafaruddin
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved