Simulasi Karhutla
Fajar Bayzury Simulasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Nagan Raya
Kabag Ops menyampaikan kebakaran hutan dan lahan adalah masalah yang serius dihadapi pemerintah saat ini dan ancaman hukuman jelas dan siapa saja yan
Penulis: Rizwan | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - PT Fajar Bayzury mengadakan sosialisasi dan simulasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bangunan di kantor perkebunan sawit Kebun Fajar di Desa Krueng Itam, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya, Senin (7/10/2019).
Kegiatan tersebut dibuka Manager PT Fajar Bayzury Kebun Tadu B Leo Dedianto dihadiri Kapolres Nagan Raya diwakili Kabag Ops, Kompol H Dahlan, Dandim 0116 diwakili Kapten Legianto, Kepala BPBD Hamidi dan pejabat Disnaker Provinsi Aceh serta Danposramil Tadu Raya, Pelda Zulmilansyah, Danpospol Tadu Raya Aiptu Zulfahmi serta aparatur desa.
Pers rilis diterima Serambinews.com, Leo Dedianto mengatakan kegiatan ini rutin setiap tahun dan bertujuan untuk meningkatkan kecakapan, ketanggapan, keterampilan dalam mengantisipasi kebakaran hutan yang nantinya akan bersinergi dengan BPBD, TNI dan Polri.
Baca: Tiga Utusan Dayah MUQ Pagar Air Raih Juara MTQ ASEAN, Ini Nama Qari dan Qariahnya
Baca: Polisi Masih Buru Pelaku Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Terikat Rantai
Baca: Seratusan Warga Dewantara Demo PT Pupuk Iskandar Muda, Ini Tuntutannya
Kabag Ops menyampaikan kebakaran hutan dan lahan adalah masalah yang serius dihadapi pemerintah saat ini dan ancaman hukuman jelas dan siapa saja yang membakar akan di jerat hukum sesuai Undang-undang yang berlaku.
Kapten Inf Legianto mengatakan perlu sinergitas dari seluruh pihak terkait kebakaran dan peran TNI dan masyarakat dalam penanggulangan karhutla antara lain penyelenggaraan dan pencegahan penanggulangan bencana, pencegahan, kesiapsiagaan, peringatan dini, mitigasi, resiko bencana, tanggap darurat, rehabilitasi dan rekontruksi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sumulasi-32234.jpg)