Berita Abdya
Ketua Sementara DPRK Abdya Pastikan Jembatan Krueng Teukuh Dibangun 2020, Ini Nilai Anggarannya
Nurdianto menyampaikan hal ini menanggapi desakan YARA Abdya kepada Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah.
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Mursal Ismail
Nurdianto menyampaikan hal ini menanggapi desakan YARA Abdya kepada Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah.
Ketua Sementara DPRK Abdya Pastikan Jembatan Krueng Teukuh Dibangun 2020, Ini Nilai Anggarannya
Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Ketua sementara DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Nurdianto, memastikan jembatan Krueng Teukuh, Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Abdya dibangun pada 2020.
Nurdianto menyampaikan hal ini menanggapi desakan YARA Abdya kepada Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah.
Desakan itu agar Plt Gubernur Aceh merealisasikan janjinya melanjutkan pembangunan Jembatan Krueng Teukuh pada 2020 menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2020 yang sudah disahkan September bulan lalu.
"Perlu kami luruskan, agar tidak ada informasi salah. Untuk diketahui, bahwa jembatan Krueng Teukuh itu, insya Allah dibangun pada tahun 2020," kata Nurdianto kepada Serambinews.com, Kamis (10/10/2019).
Menurut Nurdianto, APBA yang diplotkan untuk pembangunan Jembatan Krueng Teukuh itu Rp 15 miliar.
Baca: Ketua Komnas HAM Taufan Damanik, Pemanggilan Mualem bukan untuk Jadi Tersangka
Baca: Pemerintah Aceh dan Ulama Sepakat Jaga Kekhususan Aceh
Baca: Wapres: Semua yang Terlibat GAM Sudah Diberi Amnesti
Ia menyebutkan, pembangunan jembatan Krueng Teukuh itu, juga sudah disampaikan langsung oleh Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah kepada wakil Bupati Abdya, Muslizar MT.
Begitu juga kepada Kadis PUPR Abdya, Moch Tavip, Ketua DPC Partai Demokrat Abdya, dan Asisten II Setdakab Abdya, Salman Alfarisi ST.
"Jadi, Plt Gubernur sangat besar perhatiannya untuk kabupaten Abdya dan setiap janji yang disampaikan, insya Allah akan ditepati, termasuk jembatan Krueng Teukuh," kata Nurdianto yang juga diusulkan sebagai Ketua DPRK Abdya definitif.
Diawal kepemimpinan Irwandi-Nova, katanya, jembatan Krueng Teukuh menjadi prioritas dan sudah dianggarkan Rp 11 Miliar pada 2018.
Sayangnya, dalam perjalanannya, anggaran tersebut dialihkan untuk jembatan Mancang Riek, yang juga gagal dibangun, akibat anggaran terlalu besar.
"Pak Nova baru mengetahui (pembangunan Krueng Teukuh tidak masuk APBA 2019), saat anggaran 2019 sudah berjalan," katanya.
Awalnya, kata Nurdianto, Plt Gubernur Aceh, menginginkan anggaran untuk jembatan itu dimasukkan dalam APBA Perubahan 2019.
Namun, karena waktu yang sangat singkat, maka dikhawatirkan tidak cukup waktu dan pekerjaannya juga tidak selesai, maka dianggarkan pada APBA 2020 sebesar Rp 15 miliar.
"Saya rasa, langkah Pak Nova patut kita apresiasi, karena kalau dimasukkan dalam APBA perubahan (2019), selain tidak cukup waktu, juga rentan persoalan hukum, dan jembatan ini kembali terbengkalai," ungkapnya.
Nurdianto berjanji akan mengawal dan memastikan pembangunan jembatan Krueng Teukuh sudah sah dan masuk dalam APBA 2020.
"Hasil konsultasi saya dengan Ketua Putra (Ketua DPC Demokrat Abdya), dipastikan anggaran pembangunan jembatan Krueng Teukuh masuk dalam APBA 2020, karena beliau ikut terlibat dan hadir bersama wabup saat itu menjumpai Pak Nova," sebut politisi Partai Demokrat ini.
Seharusnya, ungkap Nurdianto, Plt Gubernur harus diapresiasi, karena bersedia meninjau langsung ke lokasi jembatan tersebut pada malam hari dalam kondisi hujan.
Lebih dari itu, kata Nurdianto, tanpa didesak pun, Plt Gubernur sudah menepati janjinya memasukkan anggaran pembangunan jembatan tersebut dalam APBA 2020.
"Saya rasa, beliau sangat ikhlas peduli terhadap Abdya. Jadi, tanpa didesak pun, beliau sudah bertindak dan menepati janjinya dengan memasukkan anggaran pembangunan jembatan Krueng Teukuh itu dalam APBA 2020. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-komisi-a-dprk-abdya_20180702_223330.jpg)