Sosok
Mengenal Bos Samsung Kang Hyun Lee, Belajar Islam dari Teman Asal Aceh hingga Dipanggil 'Pak Haji'
Lee mengenal Islam dari salah satu temannya asal Aceh. Di rumah temannya itu, ia melihat ayah temannya mengajarkan agama Islam ke anak-anak.
LEE menjadi muallaf dengan memeluk Islam pada 1994. Ia pertama kali mengenal Islam dari salah satu temannya asal Aceh. Di rumah temannya itu, ia melihat ayah temannya mengajarkan agama Islam ke anak-anak.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - "Saya datang ke Indonesia tahun 1988," ucap Kang-Hyun Lee mengawali wawancara khusus dengan Kompas.com, akhir September 2019.
Ketika itu, ia datang bukan sebagai pimpinan Samsung, tapi untuk mengunjungi sahabat penanya asal Indonesia.
Dia bertandang ke rumah sahabatnya dan menginap sekitar satu bulan.
Bisa dibilang, kecintaan Lee akan Indonesia sudah tertanam sejak masa ini, sebelum menduduki jabatan sebagai perwakilan Samsung.
"Waktu itu saya belajar bahasa Indnesia di UI (Universitas Indonesia) Fakultas Sastra selama 23 hari. Zaman itu Bahasa Indonesia saya lebih bagus dibanding sekarang," kelakarnya.
Sebelum di UI, Lee mengaku telah lebih dulu belajar Bahasa Indonesia dengan sahabat penanya dengan saling berikirim surat.
Lee memang hobi menulis. Bahkan di tengah kesibukannya mengendalikan laju bisnis Samsung di tanah air, Lee beberapa kali terlibat dalam penulisan buku dan menerbitkannya.
"Saya sekarang ketua perkumpulan penulis Korea di Indonesia. Saya bikin buku tiap tahun dengan anggota-anggota perkumpulan," ujar Lee.
Bukunya bisa dari genre apa saja, kadang esai, kadang pula puisi.
Menariknya, inspirasi menulis datang dari mana saja, termasuk hal-hal kecil.
Pernah sekali waktu, ia merasa kesal dengan putra bungsunya karena tidak bergegas dalam mengerjakan beberapa hal.
"Lalu anak saya bilang, 'Bapak makanya sabar, belajar sabar, Pak'," ceritanya sambil tertawa.
Baca: Daftar Ponsel 3 Kamera Murah Harga Rp 1 Jutaan, Ada Samsung Hingga Vivo, Cek Spesifikasinya
Baca: Samsung Tutup Pabrik Ponsel Terakhir di China, Perusahaan Bagi-bagi Smartphone Gratis untuk Karyawan
Baca: Daftar 9 Ponsel Android Terbaik di Kuartal Pertama Tahun 2019, Ada Samsung hingga Xiaomi
Kisah ini pun ia tuliskan menjadi buku berjudul Sabar yang tertulis dalam bahasa Korea.
Tak cuma anaknya, sopir pribadi Lee bernama Sukimin yang telah bekerja dengannya selama 20 tahun pun pernah menjadi subjek karyanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kang-hyun-lee-atau-lee-kang-hyun.jpg)