Sosok
Mengenal Bos Samsung Kang Hyun Lee, Belajar Islam dari Teman Asal Aceh hingga Dipanggil 'Pak Haji'
Lee mengenal Islam dari salah satu temannya asal Aceh. Di rumah temannya itu, ia melihat ayah temannya mengajarkan agama Islam ke anak-anak.
Meski belum menunaikan rukun Islam kelima, Lee sudah pernah melaksanakan umrah.
Lee mengaku saat ini belum memungkinkan untuk berangkat haji, karena jadwal pekerjaan yang sangat padat.
"Tapi saya sudah berjanji kepada istri saya akan berangkat haji," ujarnya.
Tahun 1996, Lee mempersunting wanita berdarah Sunda. Mereka dikaruniai tiga orang putra.
Pelopor Samsung di Indonesia
Perkenalannya dengan sahabat pena asal Indonesia membuatnya tertarik berkarir si negeri ini.
Ia pun meminta ke kantornya, markas pusat Samsung di Suwon, Korea Selatan, supaya diizinkan bekerja di Indonesia.
Keinginannya dikabulkan meski penuh tantangan.
Lee harus memulai dari nol karena Samsung baru saja mengawali bisnis di Indonesia.
Lee mulai bertugas di Samsung Indonesia tahun 1993, setelah pabrik Cikarang di Bekasi, Jawa Barat dibangun dua tahun sebelumnya.
Sebagai pimpinan, dia bertanggung jawab atas banyak hal dalam kegiatan operasional Samsung, mulai dari ekspor-impor, ketenagakerjaan, keuangan, hingga urusan logistik.
Pada 2006, Lee dipindah kembali ke kantor pusat Samsung di Korsel sebagai Head of Digital Air Solution.
Setelahnya, Lee sempat didapuk sebagai Managing Director Samsung Bangladesh.
Tahun 2012, "Pak Haji" sudah balik lagi ke Indonesia sebagai Corporate Business Vice President.
Setahun setelahnya, ia menjabat sebagai Corporate Business and Corporate Affair Vice President, PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kang-hyun-lee-atau-lee-kang-hyun.jpg)