Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Aceh Selatan

Tokoh Masyarakat Aceh Selatan Bicara Soal Jembatan Gantung Putus: Ini Peringatan Buat Pemerintah

“Kita berharap ini kejadian yang pertama dan ini juga yang terakhir,”pesannya.

Tayang:
Penulis: Taufik Zass | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com
Kondisi Jembatan gantung yang putus di Kemukiman Panton Luas, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan, Kamis (10/10/2019). 

“Kita berharap ini kejadian yang pertama dan ini juga yang terakhir,”pesannya.

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Insiden putusnya tali penyangga Jembatan Gantung yang menghubungkan Gampong Subarang dan Gampong Madat di Kemukiman Panton Luas, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (10/10/2019) menyita banyak perhatian.

Salah seorang tokoh masyarakat Aceh Selatan, T Sukandi meminta Pemerintah untuk mengambil pelajaran dari kejadian tersebut.

 “Dengan kejadian ini, kita minta Pemerintah untuk meninjau kembali kelayakan seluruh fasilitas umum yang ada di Aceh Selatan ini. Jadi dengan demikian, kita bisa kita bisa mendeteksi mana – mana saja fasilitas umum yang masih layak digunakan dan mana yang harus segera diganti,” kata T Sukandi menanggapi insiden putusnya tali penyangga jembatan gantung di Gampong Subarang, Kecamatan Samadua, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya ada beberapa fasilitas umum milik Pemerintah di Aceh Selatan yang harus ditinjau kembali kelayakannya.

Dia mencontohkan, Gedung Pertemuan Rumoh Agam Tapaktuan, Gedung DPRK Aceh Selatan, serta sejumlah fasilitas umum lainnya milik Pemkab Aceh Selatan yang usianya sudah puluhan tahun.

“Kita berharap ini kejadian yang pertama dan ini juga yang terakhir,”pesannya.

Baca: Pemkab Pidie Jaya Benahi Pantai Kuthang sebagai Objek Wisata Islami, Bangun Balai Hingga Lampu Taman

Untuk diketahui, menyangkut kondisi kerusakan Jembatan Gantung Gampong Subarang tersebut sudah sering disampaikan oleh Rusdianto alias Tgk Puteh.

Saat dirinya masih menjadi anggota DPRK Aceh Selatan dari daerah pemilihan (Dapil) setempat.

Sesuai catatan Serambinews.com, sejak tahun 2012, ada sekitar lima kali Rusdianto meminta Pemkab Aceh Selatan untuk segera memperbaiki kerusakan jembatan dimaksud.

Namun hingga kini, aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh Rusdianto itu juga tak kunjung terealisasi.

“Kondisi jembatan gantung, penghubung antara Gampong Subarang dengan Gampong Madat di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan saat ini sudah cukup memprihatinkan. Selain kabel penyanga mulai putus, papan lantai jembatan tersebut juga dilaporkan mulai lapuk dan bolong-bolong,” kata Rusdianto kepada Serambinews.com, Senin (26/11/2012) lalu.

Baca: Memasuki Hari ke-4, Tim SAR belum Temukan Balita yang Tenggelam di Kuala Panga

Waktu itu, Rusdianto juga mengatakan bahwa, kondisi kerusakan jembatan gantung tersebut sudah sangat mencemaskan warga yang melintasinya.

Bahkan menurutnya, sudah banyak warga yang jatuh akibat terperosok dari lantai jembatan yang sudah sangat lapuk tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved