Air Isi Ulang

Bupati Minta Dinas Kesehatan Awasi Depot Air Isi Ulang di Aceh Timur

Seluruh depot air isi ulang harus dikontrol dan diawasi secara berskala, baik tiga bulan sekali atau enam bulan sekali

Bupati Minta Dinas Kesehatan Awasi Depot Air Isi Ulang di Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib SH memberikan keterangan pers kepada wartawan di Harkopnas di Aceh Timur, Senin (16/9/2019). 

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Bupati Aceh Timur H Hasballah bin HM Thaib SH meminta Dinas Kesehatan kabupaten setempat bersama instansi terkait untuk mengontrol seluruh depot air isi ulang yang beroperasi di 24 kecamatan di daerah itu.

Hal tersebut dianggap penting agar kualitas air yang dijual dan dikonsumsi masyarakat benar-benar terjaga.

"Seluruh depot air isi ulang harus dikontrol dan diawasi secara berskala, baik tiga bulan sekali atau enam bulan sekali," tegas Bupati Aceh Timur H Hasballah bin HM Thaib SH ketika mengisi materi Sosialisasi Pendidikan Keluarga Pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan di Aula Serbaguna Idi Rayeuk, Kamis (10/10/2019).

"Jika ada depot air yang menyediakan air tidak layak konsumsi, maka izin operasionalnya perlu dievaluasi," pinta H Hasballah bin HM Thaib.

Ketua Panitia Pelaksana Ridwan MM dalam pengantar sebelumnya mengatakan, kegiatan Sosialisasi Pendidikan Keluarga Pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan itu digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur dengan melibatkan 1.000 peserta yang dibagi dalam tiga gelombang, mulai 8-10 Oktober.

Hasnita, Srikandi DPRK Pidie Jaya Komit Perjuangkan Aspirasi Kaum Perempuan

Tak Ditetapkan Jadi Pimpinan DPRK Aceh Utara, Seorang Anggota Dewan Lakukan Hal Ini saat Paripurna

Disdik Aceh Tengah Gelar Lomba Seni dan Budaya Tingkat Sekolah Dasar

"Pesertanya merupakan para Kepala PAUD dan Tim Pokja PAUD Aceh Timur, Bunda PAUD Kecamatan, Bunda PAUD Desa, TP-PKK Aceh Timur, TP-PKK Kecamatan, tokoh masyarakat, pemuka agama, dan tokoh masyarakat," kata Ridwan.

Tujuan dilaksanakan sosialisasi tersebut untuk menurunkan angka stunting di daerah itu dan mencegah terjadinya stunting terhadap anak usia 0-17 tahun.

"Muda-mudahan setelah kegiatan ini berlangsung nantinya masyarakat kita bisa merubah pola hidup yang lebih sehat, terutama dalam menjaga kebersihan rumah dan pekarangannya," ujar Ridwan.(*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved